JAMBI – Harga Sawit di Jambi untuk Minggu ini, kembali naik. Hal ini lantaran dikarenakan meningkatnya permintaan CPO, di pasaran minyak mentah oleh sektor perdagangan.
Seperti yang disampaikan oleh Putri Rainun selaku Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan Standarisasi dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Kamis (11/06/2020) sekitar pukul 14.00 wib.
Baca juga : Ombudsman Terima Laporan Bantuan Covid-19, Paling Banyak di Kota Jambi
Sebelumnya diketahui, minggu lalu harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Jambi, juga mengalami kenaikan sebesar 41 rupiah Perkilogram nya.
Kenaikan harga tersebut, juga disebabkan oleh faktor permintaan CPO yang mulai meningkat. Sehingga, membuat harga TBS kelapa sawit ini jadi lebih baik.
Selanjutnya, usai menggelar rapat bersama pihak terkait di Provinsi Jambi, Disbun mendapat kesepakatan bersama. Dimana untuk harga sawit di Provinsi Jambi, minggu ini kembali naik hingga 29 rupiah Perkilogram nya.
Tentu hal ini merupakan upaya dan perkembangan yang baik, disektor perkebunan kelapa sawit di Provinsi Jambi.
Bagaimana tidak, sudah dua pekan terakhir setelah lebaran kemarin, harga sawit ini terus mengalami kenaikan. Meskipun, Belu begitu signifikan.
Pun demikian, kenaikan harga ini tentu akan memberikan dampak positif bagi seluruh warga, yang mayoritasnya petani sawit.
Apalagi, saat ini masyarakat tengah dilanda wabah Covid-19, yang seketika terus menggerus perekonomian.
Lihat juga video : Klik Disini
Saat dikonfirmasi Dinamakajambi.com, Putri Rainun membeberkan kenaikan harga sawit untuk minggu ini. Dimana hal ini dikarenakan meningkatnya permintaan CPO, dari sektor perdagangan dunia.
“Harga TBS sawit Minggu ini naik, sekitar 29 rupiah dari Minggu lalu. Kenaikan ini disebabkan permintaan CPO yang meningkat,” bilangnya. (Nrs)
