Ada 169 Pangkalan, Tapi Gas Melon Langka di Tanjabbar

TANJABBAR – Kadis Disperindag Tanjabbar Syafriwan angkat bicara terkait kelangkaan gas 3 kg. Ia mengatakan, kalau hitung matematikanya gas elpiji itu tidak akan langkah.

Kata dia, alokasi untuk Tanjung Jabung Barat itu berjumlah dua juta seratus lebih tabung untuk 1 tahun, jika bagikan dengan jumlah penduduk miskin plus usaha mikro itu mencukupi dan bisa berlebih.

“Kita ini mempunyai 4 agen resmi, 169 Pangkalan yang tersebar diseluruh Kecamatan di Kabupaten Tanjabbar.” Ujar Syafriwan.

Ia menjelaskan, kalau ikut item hal ini tidak langka. Akan tetapi saat melihat dan dipraktekkan lapangan masih ada yang susah untuk mendapatkan elpiji 3 kilogram ini.

“Kalau kita lihat di lapangan di pelanggan itu terjadi mungkin menurut kami ada warga kita yang tidak berhak mengambil elpiji, tapi mereka tetap mengambil. Sehingga otomatis jumlahnya tidak mencukupi. Nah dari itulah salah satu membuat terjadi kelangkaannya,

“Kemudian yang kedua pangkalan kita juga masih ada mungkin yang melayani, entah itu yang namanya pengecer, sehingga itu yang seharusnya tadi untuk warga setempat. Hingga kemungkinan beredar ketempat lain, itu juga menjadi penyebab kelangkaan.” timpalnya.

Ia menambahkan, sebenarnya Disperindag telah menyampaikan kepada agen maupun pangkalan, bahwa berkewajibannya harus terlebih dahulu melayani warga setempat terlebih dahulu.

“Misalnya hari ini masuk elpiji dua ratus delapan puluh tabung, layani dulu warga setempat, kan tidak semuanya ngambil pada satu hari. Mereka (Pangkalan) kita berikan kesempatan untuk menstok, artinya kemungkinan warganya yang ngambil besok.” terangnya.

Selain itu, kata Syafriwan pihaknya juga meminta ke pangkalan untuk menerapkan kartu konsumen. Artinya siapa yang ngambil silahkan menampilkan kartu konsumennya atau kartu keluarga (KK), hal ini bertujuan supaya bisa mengontrol apa benar benar gas tepat sasaran.

“Kita berharap kedepannya, kepada masyarakat kita, tolonglah kalau itu memang kita bukan masyarakat miskin yang bukan berhak memakai gas elpiji 3 kilogram. Janganlah diambil, namun beralihlah ketabung yang 5 kg atau yang 12 kg.” bebernya.

(Hry)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube

You cannot copy content of this page