Peringatan Serius BMKG Waspada Banjir, Jambi 3 Hari

BERITA NASIONAL – Dalam beberapa hari ke depan BMKG memberikan peringatan waspada banjir, khususnya Jambi berlangsung 3 hari dengan cuaca mendung.

Banjir di sejumlah wilayah belakangan ini, ternyata belum usai. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya bencana banjir.

Karena menurut BMKG, saat ini sebagian besar wilayah di Indonesia sudah memasuki puncak musim hujan dengan kemungkinan terjadi cuaca ekstrem.

“Perlu diwaspadai potensi bencana banjir yang kemungkinan bisa terjadi dalam waktu dekat,” kata Deputi BMKG Bidang Meteorologi Guswanto dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.

Dengan adanya potensi cuaca ekstrem tersebut, berdasarkan analisis terintegrasi dari data BMKG, PUPR dan BIG, perlu diwaspadai daerah yang diprediksi berpotensi banjir. Daerah kategori menengah pada Dasarian III (10 hari ke-3) Januari 2021 yaitu Banten bagian selatan, Jawa Barat bagian tengah dan timur. Di lansir JPNN, potensi itu juga di sebagian besar Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Jawa Timur bagian tengah dan timur.

Selain itu, masih ada Bali bagian utara, Nusa Tenggara Barat bagian utara, sebagian kecil Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Tengah bagian tenggara. Lalu Sulawesi Selatan bagian selatan, Sulawesi Tenggara bagian utara, Maluku Utara dan Papua Barat wilayah “Kepala Burung”, dan Provinsi Papua bagian tengah.

Waspada Potensi Banjir dan Longsor

Guswanto mengatakan informasi potensi banjir kategori menengah hingga tinggi untuk 10 hari ke depan tersebut sebagai upaya mitigasi agar menjadi perhatian dan kewaspadaan masyarakat. Peringatan itu terhadap potensi banjir, longsor, dan banjir bandang.

BMKG mencatat saat ini sebagian besar wilayah Indonesia, yaitu 94 persen dari 342 zona musim telah memasuki musim hujan.

Wilayah yang sudah memasuki puncak musim hujan tersebut, terutama Jawa, Bali, Sulawesi Selatan, hingga Nusa Tenggara

Selain itu, masyarakat dan pengelola pelayaran juga diminta untuk terus memonitor informasi BMKG. Hal ini guna selalu mewaspadai peringatan dini gelombang tinggi, khususnya pada 18-20 Januari 2021.

Diprediksikan, tinggi gelombang 2,5-4 meter (rough sea) berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara, perairan utara Pulau Sabang dan Samudra Hindia barat Bengkulu hingga selatan Jawa. Kemudian Laut Natuna, perairan timur Kepulauan Bintan-Kepulauan Lingga.

Baca Juga : Akses Jalan Terputus, Bupati Masnah Langsung Instruksikan PUPR Segera Atasi

Selanjutnya Perairan Singkawang-Sambas, Selat Karimata, Laut Jawa, perairan utara Jawa dan Selat Makasar bagian tengah dan selatan. Kemudian perairan barat Sulawesi Selatan, Perairan Kepulauan Talaud, perairan utara Halmahera, serta Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua Barat.

Gelombang dengan ketinggian 4-6 meter (very rough sea) berpeluang terjadi di Laut Natuna Utara, Perairan Kepulauan Anambas-Kepulauan Natuna.

Pembentukan Awan Cumulonimbus

Terkait dengan cuaca untuk kepentingan penerbangan, berdasarkan analisis dan prediksi BMKG, secara umum masih berpotensi tinggi terjadinya pembentukan awan-awan Cumulonimbus (CB). Ini yang dapat membahayakan penerbangan.

Pembentukan awan CB tersebut terutama berpotensi terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumsel dan Jambi.

Sementara di lansir dari peringatan cuaca BMKG Jambi, cuaca mendung berlangsung selama 3 hari tepatnya Selasa (19/1) hingga Kamis (21/1). Dari 11 kabupaten/kota, BMKG memprediksi hujan ringan berlangsung di Kota Bangko dan  Bungo pada periode tersebut.

Baca Juga : Hore, Seluruh Puskesmas di Muaro Jambi Gratiskan Biaya Persalinan Ibu Hamil

Sementara pembentukan awan CB juga berlangsung di Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Kemudian DIY, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.

Kemudian Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, NTT, NTB, Maluku, Papua Barat serta Papua.

 

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube

You cannot copy content of this page