MERANGIN – Pembukaan lahan di Desa Langling, tepatnya di Jalan Lintas Sumatera dekat Taman Batu, menimbulkan kerugian. Pengembang tak melapor ke desa, Kades Langling kecewa.
Pembukaan lahan yang belum diketahui peruntukannya itu, kini jadi sorotan usai tanah dari areal itu mengenangi Jalan Lintas Sumatera. Akibatnya, pengendara tergelincir dan membahayakan.
Kepala Desa Langling, Arsah Mafadol mengaku tidak tau tujuan pembukaan lahan. Hal ini lantaran pengembang tidak melaporkan ke desanya.
“Itu tidak ada izinnya ke Desa Langling. Pengelolaan, pengarapan dan jual beli saya tidak tau,” katanya, Minggu (2/3/2025).
Arsah Mafadol yang tidak tau dengan pembukaan lahan itu, juga tidak mendapatkan kabar jika warga dan bahkan Ketua RT dimarahin pengembang.
“Kalau itu, saya tidak tau kalau pak RT dimarahi,” katanya.
Namun begitu, Kades mengaku mengetahui warga mengeluhkan jalan. Ia memantau betul, hingga mendengar adanya warga yang jatuh.
Ia berharap, tidak ada korban akibat dari pembukaan lahan itu. Apalagi sampai menganggu aktivitas dan lingkungan.
“Pihak pengembang buat parit jadi tidak menggangu aktivitas jalan, karena sudah ada yang pernah jatuh disitu,” katanya.
Bilangnya, Ia akan menindaklanjuti hal ini dan memanggil pihak pengembang.
“Saya maunya pihak pengembang bertanggungjawab, jangan gara-gara mereka semua terhambat. Boleh mengembang tapi jangan menghambat kepentingan orang banyak,” tutupnya.
Akibat jalan menganggu lalu lintas, Kapolres Merangin melalui Kasat Lantas Polres Merangin langsung menurun personilnya. Hal ini mengantisipasi dampak jalan licin, terlebih hujan yang mengguyur pada siang ini.
Lihat Video Jalan Lintas Sumatera : Klik Tautan Ini
