Pemkot Sungai Penuh Umbar Janji Palsu, Korban Kebakaran Akhirnya Terlantar

SUNGAI PENUH – Nasib malang korban kebakaran di Negeri Sahalun Suhak Satuh Bdei, dibiarkan terlantar. Pemkot Sungai Penuh dinilai hanya umbar janji.

Pasalnya, pasca kebakaran yang menimpa korban, Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh berjanji akan berikan bantuan.

Baca juga : Pengembangan Ikan Air Tawar, Pemprov Jambi Hibah Aset 41 Ha ke BPBAT

Pun demikian, hingga saat ini belum ada tindakan pasti yang dilakukan. Bahkan, korban pernah tidur dilapangan.

Tak ayal, Pemkot Sungai Penuh pun dinilai hanya umbar janji.

Sebagaimana diketahui, salah satu warga Kota Sungai Penuh, rumahnya ludes terbakar pada bulan lalu.

Namun sampai sekarang, belum ada bantuan dari Pemerintah Kota Sungai penuh.

Postingan Facebook

Seperti yang dilihat dari postingan korban kebakaran, di media sosial Facebook Anggi Widdy

“Maaf bapak2, Saya mendapat musibah kebakaran rumah dibelakang Puskesmas Sungai Penuh, dekat SMP 2 Sungai Penuh. Dan katanya saya diberikan bantuan, Tau nya gak ada sama sekali. Kejadian kebakaran ini udah 1 bulan, tapi belum ada tanggapan dari Walikota dan pemerintah. Mau pun bencal. Terimakasih,” tulisnya di akun Facebook, Selasa (25/8/2020).

Dalam komentar di Facebook tersebut, Widdy bilang sudah mengirimkan surat kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh, yakni Dinas Bencal dan sosial. Namun belum ada tanggapan.

“Sudah saya kirimkan surat ke Pemerintah Kota Sungai Penuh, tapi belum ada tanggapan,” ujarnya.

Pengakuan Korban

Saat dikonfirmasi media Anggi widdy (Korban) menyampaikan, bahwa setelah kebakaran tidur di lapangan merdeka (terlantar).

“Sekarang Alhamdulillah sudah dapat kos,” katanya.

Lihat juga video : Klik Disini

Dirinya juga membeberkan bahwa setelah kejadian, Pemkot Sungai penuh berjanji akan memberikan bantuan.

“Bahkan saya sudah hampir empat kali menyambangi Dinas Bencal, tapi ada aja alasan yang diberikan.” Jelas Anggi. (Zul)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033