BERITA JAMBI — Tim gabungan dari Resmob Polda Jambi, dan Buser Polres Kerinci, berhasil mengamankan salah satu pelaku penembakan terhadap warga Desa Semerap, di kabupaten Kerinci, Senin (28/12/2020).
Sebelumnya, pelaku penembakan warga di Kerinci yang tewas, akibat keributan konflik lahan waktu lalu berhasil di ringkus aparat kepolisian Polda Jambi dan Polres Kerinci.
Baca juga : Nekat Ikuti Uji Nyali Bakso Mas Timbul, Mahasiswa UNBARI Ini Dibuat Keok
Di mana, penembakan ini terjadi saat bentrok, antara Desa Muak dan Desa Semerap kabupaten Kerinci, Jambi.
Pelaku yang di amankan tersebut yakni, Anajmi alias Pak Anggi (37), warga Desa Muak Kecamatan Bukit Kerman Kabupaten Kerinci.
Polisi menangkap pelaku, di tempat persembunyiannya, pada hari Senin (21/12) sekitar pukul 19.00 WIB, di atas Bukit Villa. Tepatnya di Kampung Kayu Aro Kenagarian Gantiang Mudik Selatan Suranti, Kecamatan Sutera Kabupaten Pasisir Selatan Sumatera Barat (Sumbar).
Selanjutnya, aksi penangkapan terhadap pelaku penembakan ini di pimpin langsung oleh Kanit Resmob Polda Jambi Kompol Priyo Purwanto, dan panit Resmob Polda Jambi Ipda Rifki.
Dalam aksi penangkapan, Tim gabungan melewati medan yang terjal dan ekstrem di tengah hutan. Hal ini di tempuh, untuk sampai ke tempat persembunyian pelaku.
Tak hanya itu, dalam pengejaran petugas menggunakan sepeda motor trail, untuk masuk ke dalam hutan.
Proses Pemburuan Pelaku
Sesampainya di tengah hutan, perjalanan di lanjutkan Tim gabungan dari Resmob Polda Jambi dan Buser Polres Kerinci, dengan berjalan kaki selama 10 jam untuk naik ke atas puncak hutan. Tepatnya tempat persembunyian pelaku tersebut.
Setelah melalui medan yang terjal dan ekstrem, sekitar pukul 06.00 WIB hari Selasa (22/12), Tim gabungan tiba di atas ladang bukit tempat persembunyian pelaku. Serta pelaku di amankan saat sedang bersembunyi di salah satu gubuk, di tengah ladang tersebut.
Kapolda jambi Irjend Pol A Rachmad Wibowo, menyebut bahwa pihaknya telah mengamankan 12 pucuk senjata laras panjang jenis PCP. Di mana masing-masing senjata yang di amankan, berkaliber 8MM dan 4.5MM.
“Senjata yang berhasil kita amankan sebanyak 12 pucuk senjata, di mana kaliber 8MM sebanyak 4 pucuk. Dan sisanya kaliber 4.5MM,” terangnya, Senin (28/12)
Ia juga menyebut bahwa pihaknya akan mendalami, apakah proyektil dari senjata tersebut yang menyebabkan korban kehilangan nyawa.
“Ini akan kita periksa lebih lanjut, apakah proyektil dari senjata tersebut, yang menyebabkan korban kehilangan nyawa,” ujarnya.
Lihat juga video : Bupati bilang sudah, BPBD Sebut Nunggak honor posko Covid-19 di Merangin
Kemudian, Ia juga berpesan kepada masyarakat agar tidak main hakim sendiri, jika terjadi konflik lahan.
“Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak main hakim sendiri, dalam menyelesaikan konflik lahan,” tukasnya. (Tr09)
