JAMBI – Diluar prediksi, pelaksanaan Musyawarah Daerah X DPD I Partai Golkar Jambi berlangsung cepat dan kondusif. Pasca Musda, Sabtu (29/02/20) Golkar Jambi terbelah?
Bukan apa-apa, Musda yang menetapkan Cek Endra jadi Ketua DPD I Golkar itu, memiliki persaingan kuat antar kader. Kursi empuk partai beringin ini diperebutkan Syarif Fasha, Al Haris dan Sukandar. Ada 4 kepala daerah.
Menariknya, Fasha dan Haris, tak hadir dalam Musda yang dihadiri Syahirsyah, Bupati Batanghari, Pinto Jayanegara, Ivan Wirata dan para wakil rakyat dari partai Golkar itu.
Sinyal perpecahan pasca Musda? Golkar Jambi terbelah?
Muhammad Sarmui, Plt Ketua DPD I Golkar mengatakan persaingan ketat itu.
“Tadi saya dalam sambutan, berbicara tentang keajaiban politik. Selama ini, ada 3 orang kandidat yang seolah-olah berkontestasi bahkan bersaing ketat dalam mendapatkan rekomendasi dari DPP Partai Golkar,” ungkapnya.
“Tapi namanya politik, biasanya ada kejutan dan keajaiban politik. Siapa tau mereka bersatu padu, untuk saling mendukung,” sambung Sarmui lagi.
Berita Terkait : Fasha Sebut Musda Golkar Potensi Kehilangan Banyak Kader, Jika ?
Berita Terkait : Resmi Terpilih, Ini Dia Putusan Musda X Golkar Jambi
CE yang menang aklamasi dengan dukungan 17 pemilik suara, bakal melenggang memperebutkan tiket diusung partainya. Sebaliknya, sebagai kader, Fasha dan Haris mendukung kandidat yang diusung Golkar.
Mungkinkah? Atau ada skenario menjodohkan kandidat?
“Setidaknya dibangun kesepahaman. Siapa tau keajaiban. Sebenarnya bukan ajaib, tidak. Kita usahakan lah. Kelihatannya bersaing, tapi tiba-tiba saling mendukung, bersatu,” tutupnya. (Red)
