JAMBI – Gubernur Jambi, Zumi Zola bertolak langsung Kerinci pasca kerusuhan yang terjadi. Beliau mengatakan, setibanya disana suasana bentrok Kerinci masih mencekam dan masyarakat masih ketakutan.
Hal ini disampaikan Zola menjawab awak media usai mendarat dari kunjungan. Gubernur yang didampingi Danrem dan Kapolda mengatakan, suasana kondusif harus terjalin usai konflik.
Bupati Kerinci dan pihak-pihak terkait menindaklanjuti keinginan dari setiap belah pihak. Namun Zola beserta Kapolda dan Danrem menginginkan keadaan yang kondusif terlebih dahulu.
“Saya sudah berbicara dengan Bupatinya dan pihak mana saja yang terkait dikumpulkan semua dan membicarakan keinginan mereka masing-masing. Namun saya Kapolda dan Danrem berkeinginan bahwa kondisi harus kondusif dahulu,” kata Zola.
Bentrok Kerinci Mencekam, Ganggu Pariwisata
Lanjutnya, terkait konflik tersebut, sorotan pada kerugian materi dan pada prospek pariwisata yang tengah digalakkan pemerintah Jambi berdampak besar.
“Dari pemberitaan bahkan sampai berita Nasional itu merugikan, yang pertama materi. Berapa banyak motor yang dibakar, berapa banyak rumah masyarakat itu dilempari batu belum lagi ada rasa takut Fsikologis, kita rugi. Kemudian nama kerinci yang sedang kita dorong Pariwisatanya meningkat, kalau kondisinya seperti ini siapa yamg mau datang? Kan gitu. Belum lagi dari investor, jangan sampai ini berlarut larut nanti kerinci ini terkesan adalah daerah yang penuh dengan masalah, siapa Investor yang mau masuk kalau seperti ini,” papar Gubernur
Baca Juga : Surat Kades di Gresik, Nyaris Bentrok Ribuan Warga
Saat ini Danrem dan Kapolda telah menugaskan anak buah mereka agar suasana kembali kondusif dan tidak ada lagi kejadian anarkis.
Zola berharap setelah kunjungan beliau, Bupati Kerinci segera memberikan solusi di bantu dengan pihak DPR, BPN dan pihak terkait masalah ini.
“Saya berharap Pak Bupati dapat memberikan solusi segera, tanpa di undang lagi tadi saya katakan besok (22/3) semuanya harus hadir baik DPR, BPN dan pihak terkait lainnya. Bawa semua bukti dan jangan sampai melanggar adat istiadat serta Undang-undang. Karena kira sangat menghormati hukum adat, dan kami akam terus pantau ini,” ungkap Zola
Zola berharap ini menjadi pelajaran kita semua dan kedepannya tidak ada lagi kerusuhan. (ben)
