SAROLANGUN – Pabrik Triplek milik PT Paul yang berada di Desa Mandiangin Kecamatan Mandiangin nyaris rata dengan tanah, Selasa (6/11) karena diamuk oleh sijago merah. Kejadian cepat yang berlangsung sekira pukul 11.00 Wib, membuat para pekerja berhamburan.
Informasi yang dihimpun, dalam musibah ini tidak ada korban jiwa. Hanya saja, sejumlah peralatan milik perusahaan jadi hangus.
Informasi yang didapat menyebutkan, sumber api diduga berasal dari tabung pembakaran yang dialiri oli sebagai bahan bakar. Saat mesin beroperasi, diduga ada kebocoran pada pipa sehingga api menjilat keluar tabung dan membakar dinding tabung pembakaran.
Api dengan cepat membesar dan menghanguskan mesin triplek lantaran para pekerja yang pada umumnya kaum wanita, ketakutan dan panik, berhamburan lari guna menyelamatkan diri.
Camat Mandiangin Pajardi saat dimintai keterangan melalui telpon genggamnya, membenarkan ada kebakaran di pabrik Triplek dikawasaannya. Menurut Pajardi, pihak PT Paul mengalami kerugian ratusan juta.

“Iya benar, kejadiannya sekitar jam 11 siang, kalau kerugian diperkirakan 200 juta,“ kata Camat
Untuk memadamkan api tersebut, lanjutnya, api berhasil dipadamkan oleh anggota Damkar unit Mandiangin kurun waktu 1 jam lebih.
“Api dapat dipadamkan sekitar 13.45 Wib oleh mobil damkar yang ada disini,“ jelasnya
Salah satu warga Mandiangin, Ichen mengatakan, rata-rata pekerja di PT Paul adalah perempuan dan jika terjadi hal-hal seperti kebakaran mereka mudah panik.
“Rata-rata pekerja di PT PAUL kebanyakan wanita, Sehingga mudah panik membuat api dengan cepat membesar. Untungnya tak lama kemudian Damkar yang stand bay di Mandiangin datang dan api dapat dipadamkan,” Jelasnya (Ajk)
