Nyamar Jadi Polisi, Pria Ini Tipu Janda Kaya Untuk Beli Mobil Mercedes-Benz

BERITA VIRAL – Nekat nyamar jadi seorang polisi, pria ini tipu janda kaya ratusan juta rupiah. Benar saja, polisi berhasil kumpulkan bukti berupa mobil mewah.

Polres Tasikmalaya Kota menangkap seorang pria bernama Aris Setiawan alias SWG. Pria tersebut di duga melakukan penipuan dengan modus berpura-pura, menjadi anggota polisi alias menjadi polisi gadungan.

Baca juga : Boyong Pelatih Asal Semen Padang, Muaro Jambi Berhasil Pecundangi Sungai Penuh 

Aris mencari calon korbannya, di aplikasi pencarian jodoh. Salah satu korbannya berinisial SH (30), seorang janda kaya raya asal Kota Tasikmalaya, yang di kenalnya pada Juni 2021 lalu.

Kepada korban, Aris mengaku sebagai polisi berpangkat Ajun Inspektur 1 Polisi atau Aiptu.

“Kita tangkap seorang pria mengaku sebagai polisi gadungan atas nama Aris Setiawan, berpangkat Aiptu,” ujar Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Aszhari Kurniawan, Rabu (12/1/2022).

Kapolres Tasikmalaya Kota menambahkan, setelah berkenalan di aplikasi kencan. Si pelaku kemudian bertemu dan menjalin asmara, dengan korban hingga Desember 2021.

Janda Kaya

Kepada korban termasuk janda kaya yang di tipu, Aris polisi gadungan itu mengaku sebagai anggota kepolisian, yang bertugas di Polda Jawa Tengah.

“Padahal pelaku adalah polisi gadungan yang aslinya, selama ini tak punya pekerjaan. Korban curiga dan melapor ke polisi,” jelasnya.

Pelaku kemudian melancarkan aksinya, dengan meminjam uang pada korban. Totalnya mencapai Rp 300 juta.

Pihaknya mendapatkan 11 barang bukti transfer bank dari rekening korban, ke rekening pelaku dalam rentang bulan Juli sampai Desember 2021.

Uang hasil penipuan di belanjakan, untuk keperluan pelaku termasuk membeli mobil dan motor mewah.

Saat menangkap pelaku, di amankan barang bukti 1 unit mobil Mercedes-Benz, 1 unit motor Honda CBR. Dan beberapa perlengkapan anggota Kepolisian, seperti seragam Reskrim kemeja putih berdasi merah. Lalu bet Kepolisian, topi polisi dan masker berlogo TNI-Polri.

Baca juga : Investor Tawarkan Bangun Jalan Khusus Batubara, Ini Jawaban Pemprov Jambi 

“Kepada penyidik mengakui telah melakukan aksi penipuan dengan modus sama, di wilayah Jabar dan Jateng.”

“Kerugian Rp 300 juta itu berasal dari korban asal Tasik saja,” kata Azshari.

Pelaku di jerat Pasal 378 KUHPidana, dengan ancaman hukuman penjara 4 tahun.

 

Sumber : Suara.com

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube