Ngeri, Rayakan Kekalahan di Piala Dunia 2022, Pemuda Iran Ditembak

BERITA NASIONAL – Pemuda Iran di bunuh karena rayakan kekalahan Iran atas Amerika Serikat di Piala Dunia 2022. Penembaknya adalah pasukan keamanan Iran.

Fans yang di tembak mati karena rayakan Iran di Piala Dunia 2022 ini adalah lelaki berusia 27 tahun. Dia ikut demo “syukuran” kekalahan Iran di jalan. Lalu dia klakson mobilnya beberapa kali sebagai bentuk ekspresi, setelah itu “doorrr” kepalanya di tembak.

Baca juga : Sah Jadi Ketua KONI Merangin, Muktar Alip Incar Porprov 2023 Jambi 

Dikutip dari Guardian, pria yang di tembak mati itu bernama Mehran Samak. Dia di tembak mati setelah membunyikan klakson mobilnya di Bandar Anzali, sebuah kota di pantai Laut Kaspia, barat laut Teheran.

Gelandang Iran Saeid Ezatolahi ikut berkomentar atas tewasnya Samak. “Setelah kekalahan pahit tadi malam, berita kematian Anda membakar hati saya,” kata Ezatolahi di Instagram.

Samak di sebutkan sebagai rekan setim saat dia masih kecil. Banyak orang Iran menolak untuk mendukung tim nasional, dan setelah pertandingan pada Selasa malam, rekaman di media sosial menunjukkan penonton bersorak dan menyalakan kembang api.

Christian Pulisic membawa Amerika Serikat ke babak 16 besar Piala Dunia setelah mengalahkan Iran 1-0 dalam pertandingan bernuansa politik di Grup B, Selasa dini hari.

Pulisic mencetak gol semata wayang ini pada menit ke-38 untuk meretas pertemuan dengan juara Grup A Belanda dalam pertandingan 16 besar Sabtu pekan ini.

Tim muda AS asuhan pelatih Gregg Berhalter pantas memenangkan pertandingan ketiganya melawan seteru ideologis AS itu.

Meskipun diselimuti nuansa politik, pertandingan di Stadion Al Thumama Doha, itu dimainkan tanpa kontroversi karena AS membalas kekalahan Piala Dunia 1998 mereka atas Iran yang membuatnya menjadi tim Asia kedua yang tersingkir dari turnamen ini setelah Qatar.

Sumber : Suara.com

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033