JAKARTA – Perekonomian saat ini dapat dikatakan akan semakin memburuk. Bahkan Menko Polhukam Mahfud sebut, 99,9 Persen bulan depan Indonesia akan resesi.
Dirinya bilang hampir 100 persen. Karena menurutnya, hanya 0,1 persen untuk Indonesia tidak mengalami resesi ekonomi.
Baca juga : Posko Perbatasan Diaktifkan Kembali, Ini Titik-titiknya di Jambi
Baca juga : Fachrori Harap Tenis Beri Kontribusi Untuk Jambi
Tak ayal, ia sampai begitu yakin bilang bahwa bulan Indonesia akan alami resesi ekonomi, meskipun tidak bahaya seperti krisis.
Resesi ekonomi di kuartal III 2020, bukan sebatas isapan jempol semata. Menko pun hampir 100 persen yakin, Indonesia akan dilanda resesi ekonomi.
Menurutnya, hanya ada 0, 1 persen bagi Indonesia, untuk tidak resesi kedepan.
“Bulan depan hampir dapat dipastikan 99,9 persen akan terjadi resesi ekonomi di Indonesia,” ujarnya saat acara temu seniman di Warung Bu Ageng, Jalan Tirtodipuran, Mantrijeron, Yogyakarta, Sabtu (29/8).
Hanya saja, dia memastikan bahwa resesi ini, bukan berarti Indonesia langsung mengalami krisis ekonomi.
Bahkan mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini, memastikan resesi tidak berbahaya alias aman.
“Resesi itu teknis sebenarnya, tidak berbahaya, aman. Dimana itu artinya pertumbuhan ekonomi minus, atau dibawah 1, selama 2 kuartal berturut-turut,” ucapnya.
“Resesi itu bukan krisis, beda resesi dengan krisis,” ungkap Mahfud.
Sumber : Klik Disini
Baca juga : Guru Honor di Tanjabbar Akui, 10 Kali Setubuhi Siswi SMA Itu
