Nekat Sandingkan Foto Wakil Presiden Dengan Kakek Sugiono, Ini Akibatnya

TANJUNGBALAI – Baru-baru ini, publik kembali dihebohkan oleh akun Facebook, yang nekat sandingkan Foto Wakil Presiden RI, dengan Kakek Sugiono. Sehingga berujung dengan pihak kepolisian.

Tak ayal, aksi nekat akun FB yang sandingkan foto Wakil Presiden Dengan Kakek Sugiono tersebut, buah heboh Warganet.

Seperti diketahui, Jagat media sosial dibuat heboh dengan ulah seorang pemilik akun Facebook, yang mengunggah satu postingan menghina, Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin.

Baca juga : Baliho Erick Thohir Ditengah Pandemi di Jambi, Mau Jadi Presiden?

Dalam postingannya akun Oliver Leaman itu, menyandingkan foto Wapres dengan wajah bintang porno Jepang Shigeo Takudo, atau yang dikenal dengan sebutan Kakek Sugiono, Jumat (25/9/2020).

Tak hanya foto itu yang bermasalah, akun tersebut juga menyertakan status tulisan terkait foto, yang dituding menghina tokoh Nahdlatul Ulama (NU) ini.

“Jangan kau jadikan dirimu seperti ulama, tetapi kenyataannya kau penjahat agama. Di usia senja banyaklah berbenah, untuk ketenangan di Alam Barzah. Selamat melaksanakan Ibadah Shalat Jumat,’’ tulisnya.

Tak butuh waktu lama, akun tersebut langsung diserbu netizen.

Dia pun juga dikecam lantaran, dirinya telah menghapus postingan tersebut. Namun bukti bahwa dirinya mengunggah postingan itu, telah di-capture banyak pihak.

Selanjutnya, setelah penelusuran, ternyata pemilik akun tersebut berasal dari Tanjungbalai, Sumatera Utara, bernama Sulaiman Marpaung.

Hal ini pun memantik reaksi GP Anshor NU Tanjungbalai, dengan mengambil langkah hukum, dan melaporkan yang bersangkutan ke Polres Tanjungbalai.

Ketua GP Anshor Tanjungbalai

Ketua GP Anshor Tanjungbalai, Salman Al-Hariz membenarkan pihaknya mengadukan postingan tersebut, ke polisi, tak lama setelah postingan itu viral.

“Laporannya masih sebatas pengaduan masyarakat dulu. GP Anshor mengadukan akun FB (Facebook) itu, ke Kapolres Tanjungbalai,” ujarnya, Selasa (29/9/2020).

Salman juga menegaskan pihaknya, sangat kecewa atas ulah SM.

“Kami keberatan, masa Wapres disamakan dengan pemain bokep. Ini sudah penghinaan walaupun tidak disebut namanya, tapikan gambarnya (ada). Kami GP Anshor, tugas kami hanya mengadukan ke Polres Tanjungbalai,” jelasnya.

GP Anshor, kata Salman telah melakukan tabayun dengan yang bersangkutan, dengan bertemu di salah satu tempat.

Dalam pertemuan tersebut, juga dihadiri beberapa tokoh masyarakat.

SM, saat itu telah meminta maaf dan menyesal. Sama seperti postingan Sulaiman, tak lama setelah menghapus foto Ma’ruf Amin tersebut.

“Assalamu’alaikum Wr. Wb. Saya atas nama Sulaiman Marpaung, memohon maaf yang sebesar besarnya kepada keluarga besar Wakil Presiden RI KH Makruf Amin. Sekaligus Ketua MUI Pusat dan juga Seluruh keluarga besar Ansor, terkhusus Kota Tanjungbalai atas kesalahan dan kekhilafan saya. Ha itu tentang adanya indikasi penghinaan terhadap KH Makruf Amin, atas postingan saya yang saya buat. Dari hati yang paling dalam dan menghaturkan sepuluh jari, sekali lagi saya mohon maaf. Salam permohonan maaf dari saya. Sulaiman Marpaung,” demikian tulisnya.

Saat pertemuan juga Sulaiman minta maaf, karena sudah meresahkan warga Nahdatul Ulama.

Dijelaskan juga Salman, yang bersangkutan mengakui bahwa mengunggah foto tersebut, karena kesal dengan Ma’ruf Amin. Hanya saja, apa yang membuatnya kesal tak dibeberkannya.

Meski meminta maaf, Salman menyebutkan pihaknya telah memaafkan yang bersangkutan. Namun, soal proses hukum dikembalikan ke pihak berwajib.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Tanjungbalai Iptu Ahmad Dahlan, mengatakan kasus ini sedang diproses.

“Pengaduan masyarakat tersebut, sedang ditangani Satreskrim Tanjungbalai,” ujarnya.

 

 

SumberKlik Disini

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page