Pemutaran Film G30S/PKI, Putri Jendral Nasution Angkat Suara

JAKARTA – Putri Sulung Jendral Besar A.H Nasution, Yanti Nasution angkat suara soal perbandingan malam kejadian Gerakan 30 September 1965 atau G30S/PKI di film dan pada malam kejadian.

Dilansir dari Okezone.com, Menurut Yanti, kejadian G30S/PKI dan kemudian difilmkan hampir sepenuhnya benar. Sebagai saksi mata ia pun masih terbayang kejadian yang dialaminya beberapa puluhan tahun silam.

“Kalau saya katakan Film G30S/PKI itu 70 persen hampir betul-betul seperti itu. Malah lebih serem dari itu,” ujar Yanti sebagaimana dilihat dari akun YouTube iNews Magazine, Selasa (29/9/2020)

Baca Juga : 5 Daftar Film Indo Terlaris 2020

Diketahui, pemutaran film G30S/PKI kerap terjadi pro dan kontra di masyarakat. Yanti juga memahami bila di dalam film pasti ada yang dikurang dan dilebihkan.

“Bahwa ya mungkin ada tambah kurang kan itu biasa. Enggak ada yang sempurna lah ya. Tapi kejadian seperti itu,” tegasnya.

Lihat Juga : Klik Disini

Menurut Yanti, dalam proses pembuatan film, seluruh pihak keluarga dimintai pendapat oleh sang pembuat film dalam skenario tersebut. Adegan per adegan harus sesuai dengan persetujuan keluarga dan tidak keluar dari jalur sejarah yang semestinya.

“Iya yang kita tidak tahu ada sedikit tapi memang bukan dari kami ya bisa saja. Tapi yang lain dibuat di depan kita, kita mengikuti selama pembuatan ya. Mungkin soal apa-apa sedikitk kan semua enggak sempurna,” pungkasnya.

Gerakan 30 September (G30S/PKI) di jakarta dan Yogyakarta bertujuan untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Soekarno. Yang menewaskan enam perwira tinggi dan satu perwira TNI Angkatan Darat.

Gerakan tersebut dipimpin langsung oleh DN Aidit yang saat itu merupakan ketua dari Partai Komunis Indonesia (PKI). Pembantaian itu dilakukan secara kejam.

Sumber : Okezone.com

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube