Melalui Dialog Kebangsaan, GMNI Ajak Pemuda Jambi Kritis Terhadap Era Globalisasi

JAMBI – Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasionalisme Indonesia (GMNI) Jambi, menggelar Dialog Kebangsaan di Golden Harvest Hotel, Sabtu (31/8/19).

Dialog Kebangsaan dengan tema “Menilik Problematika Disintegritas Bangsa Pemuda dan Nasionalime” ini dihadiri oleh kurang lebih 100 mahasiswa, yang terdiri dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Jambi dan Universitas Batanghari (Unbari).

Dikatakan Lestari, selaku Sekretaris DPC GMNI Jambi, bahwa Lewat dialog kebangsaan tersebut, pihaknya melihat disintegrasi yang saat ini melanda Indonesia, khususnya Politik Agama, politik etnis dan segala macam yang sudah menjadi lingkar setan. Mau dari faktor ekonomi dan lainnya.

Oleh karena itu, melalui kegiatan tersebut mereka berharap seluruh mahasiswa yang ada di Jambi ini dapat lebih kritis lagi. Serta dapat memilah-milah isu yang saat ini sudah berkembang di Indonesia.

Dengan demikian, nantinya bisa lebih tahu mana yang seharusnya tidak disebarkan, dan tidak terpengaruh, serta terprovokasi oleh isu yang beredar saat ini.

“Jadi kita sebagai pemuda itu, dan sebagai mahasiswa boleh mengambil isu yang kita ambil sisi positifnya aja, itu jangan untuk mengambil sisi negatifnya. Kalau misalnya untuk kegiatan ini, kita boleh disadarkan bahwa kita memiliki Pancasila dan memiliki sejarah-sejarah yang bisa kita jadi panduan.” kata Lestari pada kegiatan yang di isi Mohammad Farisi sebagai moderator itu.

Dirinya melihat bahwa saat ini, pemuda dan mahasiswa sudah melai kehilangan sejatinya generasi muda sebagai bangsa Indonesia, dan sudah kurang juga nilai kritisnya apatisnya pemuda, dalam menyikapi tenang permasalahan-permasalahan di Indonesia.

“Sudah mulai pudar, jadi harapan kita ini menyadarkan mereka kita mengajak mereka kembali untuk menemukan jati diri mereka, dan mempelajari sejarah untuk mempertahankan dan menghadapi era globalisasi yang semakin pesat.” pungkasnya.

(Nrs)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page