Mahasiswa Demo Soal Minyak Goreng, Begini Tanggapan Gubernur Jambi

BERITA JAMBI – Puluhan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Jambi, gelar demo soal kelangkaan minyak goreng, Selasa (22/03/2022). Temui massa aksi, begini tanggapan Gubernur Jambi, Al Haris.

Mulai dengan mengepung serta lakukan aksi bakar ban perempatan Bank BI Jambi, puluhan mahasiswa Jambi demo kelangkaan minyak goreng tersebut tampak menyampaikan orasinya silih berganti.

Diramaikan oleh perwakilan beberapa Kampus Negeri dan Swasta di Jambi, puluhan mahasiswa tersebut membawa 4 tuntutan.

4 tuntutan mahasiswa yakni :

1. Menuntut ketersediaan dan stabilitas harga minyak goreng di Provinsi Jambi
2. Menuntut pemerataan pembangunan dan pengentasan kemiskinan di daerah terisolir Penoiakan terhadap Pertambangan Tanpa jzin (PETI)
4. Menuntut implementasi program Jambi Mantap 2021-2024
5. Aktualisasi penanganan kesehatan dan kesejahteraan.

Tanggapan Gubernur

Saat temui massa aksi, Gubernur Jambi Al Haris menuturkan terkait dengan kelangkaan dan melambungnya harga minyak goreng. Haris bilang, pihaknya telah berkordinasi dengan produsen.

“Soal minyak goreng ini, saya sudah mengambil kebijakan, undang pabrik yang produksi minyak goreng di Jambi. Nah, dari keterangannya stok minyak goreng di Jambi itu mencukupi. Dengan catatan, agar tidak mengirim ke luar Jambi,” ungkapnya.

Baca Juga : Heboh Kades di Batanghari Copot Staf, PPDI Ancam Demo

Berita Video : Dalam Sehari, DPRD Merangin Sidak 3 Pabrik

Selanjutnya, soal tuntutan mahasiswa terkait masih maraknya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di beberapa kabupaten, Pemerintah Provnsi Jambi juga telah berkordinasi pada Kementerian ESDM. Yang mana, muara dari solusi tersebut yakni tambang rakyat.

“Kedua, soal PETI sudah kita serahkan ke kementerian. Tinggal menunggu SK dari kementerian ESDM, agar di sahkan menjadi tambang rakyat.” bebernya.

(Tr01)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube