Lucu, Takut Disuntik, Wartawan di Sarolangun Meronta Saat Rapid Tes

SAROLANGUN – Detik-detik wartawan di Sarolangun meronta, saat ingin dilakukan Rapid Tes, terkait virus Corona atau Covid-19 yang tengah merebak saat ini.

Lucunya, ketika hendak di Rapid Tes, Wartawan di Sarolangun ini malah meronta ronta.

Baca juga : Harga Sawit di Jambi Kembali Melemah, Ternyata Ini Penyebabnya

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Dinas Kesehatan, melakukan Rapit Test terhadap Awak Media, yang bertugas di Bumi Sepucuk Adat serumpun Pseko, Jum’at (02/10).

Di lapangan, tampak ada yang menarik saat akan dilakukan Rapit Test tersebut, ada salah satu jurnalis diduga “Trypanophobia”, terhadap jarum. Sehingga ia dengan terpaksa dipegangin, dengan tiga orang.

Selain itu, di lokasi juga terdengar suara teriakan ketakutan, dan tim medis yang menangani perihal itu terlihat kewalahan.

Tak ayal, kejadian ini buat pewarta di Sarolangun heboh. Apalagi saat, wartawan bernama Yunus teriak, dan tarik menarik saat mau di Rapid Tes.

Surya, salah satu jurnalis yang terlibat dalam proses pemegang Yunus, membenarkan jika wartawan itu takut dengan Jarum.

“Wai saro kami, dak Telok kami megangnyo, tenagonyo kuat nian,” ujar Surya.

Lihat juga video : Klik Disini

Dengan kejadian tersebut, Yunus belum sempat di rapit test, karena saat itu tidak memungkinkan. Pasalnya, jika dipaksakan akan di Rapit test, takutnya akan terjadi yang tidak diinginkan.

“Belum, dio bilang besok akan rapid test,” pungkas Surya. (Ajk)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page