Lantik 4 Kades di Kecamatan Batang Asai, Bupati Tempuh 4 Jam Perjalanan

SAROLANGUN – Guna melakukan prosesi pelantikan 4 Kades terpilih di Kecamatan Batang Asai, Bupati Sarolangun Cek Endra tempuh 4 jam perjalanan.

Betapa tidak, lokasi pelantikan 4 Kades di Batang Asai ini, di pusatkan di Desa Pekan Gedang (Pasar Gerabak), tepat pukul 12:00 Siang.

Baca juga : Walikota Jambi Lantik 9 Pejabat Eselon II, Termasuk 5 Kepala Dinas

Rombongan Bupati sampai di lokasi, kemudian Bupati menuju ke rumah Dinas Camat Batang Asai guna istirahat sejenak. Tampak camat menyambut langsung, tak lama kemudian Bupati langsung menuju Hall, guna melantik Empat Kades yang terpilih.

Empat kades tersebut yakni Kades Bukit Berantai yang di lantik Aprizal, Kades Muaro Air Duo yakni Sakardi. Selanjutnya Kades Raden Anom Bakri dan terakhir Kades Kasiro Junimardian.

Ketua PKK Kabupaten Sarolangun Rosita Endra dalam sambutannya mengatakan, pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga (PKK) merupakan salah satu unsur pembangunan bangsa. Di mana yang memiliki misi mulia dalam memberikan dukungan, terhadap peningkatan kualitas hidup keluarga dan masyarakat.

“Ini juga menjadi mitra pemerintah, yang idealnya senantiasa sejalan dengan arah kebijakan dan program prioritas pemerintah daerah. Maka dari itu kepada ketua PKK yang di lantik, agar segera mungkin membentuk kepengurusan PKK di desa nya masing-masing,” katanya

Untuk menjangkau pembinaan kepada keluarga katanya, bentuklah kelompok PKK Dusun, Kelompok PKK RT/RW sampai kelompok Desa Wisma. Di mana yang terdiri dari 10 sampai 20 rumah dalam satu RT, yang mempunyai tugas membantu kelancaran kegiatan 10 program pokok PKK

“Saya berharap kepada Tim penggerak PKK Desa, dan kader kader PKK di samping sebagai dinamisator program dan kegiatan. Ini agar terus bersemangat serta berpartisipasi aktif, dalam pembangunan melalui gerakan PKK,” ujarnya.

Harapan Bupati

Sementara itu Bupati Sarolangun Cek Endra, meminta kepada seluruh Kades yang baru di lantik maupun kades yang masih menjabat, agar dapat menganggarkan dana bagi perangkat Desa yang lebih transparan.

“Saya pesan kepada kepala desa baru, anggarkan perangkat desa karena ada keluhan. Kalau bisa ada perubahan anggaran perangkat desa, tetapi betul-betul bisa di pertanggungjawabkan. Sehingga SPJ selesai tepat waktu,” imbuhnya.

Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh

Menurut bupati, Seorang kepala desa tersebut bukan hanya menjadi pemimpin di desa nya saja. Namun menjadi seorang kepala desa, memang betul-betul memiliki peran aktif, serta bertanggung-jawab penuh terhadap desanya dan masyarakat.

“Karena kepala desa ini tidak hanya memimpin masyarakat. Namun ada pertanggungjawabannya seorang kepala desa, adalah tepat waktu dalam menyampaikan SPJ,” tukasnya. (Ajk)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033