Kotamobagu Gempar, ODGJ Ngamuk Tebas 13 Orang

BERITA VIRAL – Warga Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara sore hari ini, Selasa 22 Juni 2022 gempar dengan aksi gila ODGJ ngamuk dan tebas 12 orang dan hewan.

Terungkap aksi brutal ini dilakukan oleh seorang pria berinisial IM, alias Ichan, di sekitar jalan Kelurahan Pobundayan, Kecamatan Kotamobagu Selatan.

Aksi brutal ini sempat terekam secara live dengan caption “ba potong orang” lewat akun media sosial Facebook milik Rizky Teknik.

Dalam unggahan tersebut, terlihat pria ODGJ ini sedang mengamuk dengan membawa sebilah parang, sambil menebaskan ke setiap orang yang melintas.

Tercatat sedikitnya 13 orang telah menjadi korban sabetan parang yang membabi buta dari IM ini.

Peristiwa ini viral di media sosial. Selain membuat 13 orang terluka, hewan ternak dari para warga di sekitar area tersebut juga ikut menjadi sasaran amukan IM.

Tidak hanya itu saja, diketahui salah seorang korban aksi brutal IM ini merupakan anak di bawah umur yang berusia 7 tahun.

Adapun ke 12 korban aksi pembacokan tersebut yakni AM (24) warga Desa Tanoyan Utara, YP (37) warga Kelurahan Matali. Kemudian TS (41) warga Kelurahan Kobo Kecil dan NM (19) warga Desa Bulud. Selanjutnya FW (19) warga Desa Kopandakan 1, MP (24) warga Kelurahan Pobundayan.

GM (30) warga Desa Moyongkota Pinonobatuan, AD (51) warga Desa Bintau dan NM (20) warga Kelurahan Pobundayan. CD (18) warga Desa Kopandakan 1, RM (22) warga Kelurahan Pobundayan dan MYP (4,5) warga Kelurahan Matali.

Sementara itu, dalam postingan kakak kandung IM di media sosial Facebook miliknya, Icha Mokoagow, tertera permintaan maaf yang mewakili IM.

Dalam postingannya, kakak IM ini menjelaskan bahwa adiknya memang mengalami gangguan dan sedang dalam perawatan.

Penyebab ODGJ Kotamobagu Tebas Belasan Orang

Menurut penuturan kakaknya, IM ini sempat berhenti mengkonsumsi obat selama beberapa waktu. IM baru mengkomsumsi obat kembali pada Rabu, 22 Juni 2022 pagi.

“Tolong kalau ada yang menemukan tape ade, ada bajalang dia ke arah kota, dia tidak sadar ada bawa parang, depe panyaki kambuh karna ta stop obat, itu dia tanpa sadar, bantu bc ,” ungkap Icha dalam akunnya.

Baca Juga : Erick Thohir Ngamuk, Pecat Seluruh Direksi Kimia Farma

Tidak sampai di situ saja, mewakili pihak keluarganya, Icha juga menyampaikan permohonan maaf kepada para korban dari aksi brutal yang dilakukan adiknya, IM, ini.

“Buat semua korban dari tape ade, kita sebagai kakak minta maaf karen dia itu dalam keadaan tidak sadar. Baru orang rumah ada kse minum obat tadi pagi karena dia beberapa hari ta stop obat. Baru dia 1 malam nda tidor, baru pulang ba dzikir di daerah Modayag sana kata, kong pulang kamari dia baru cilaka itu, mungkin tambah parah ta toki ulang dp kapala. Dokter ada larang dia nimbole stop obat riki dpe motor ilang, semua ilang, sementara ba cari dpe motor dia so bajadi itu kasiang,” ucap Icha.

Menurut Icha, jika adiknya itu dalam keadaan sadar, dia tidak akan mungkin sampai tega melakukan aksi brutal tersebut.

Sampai saat berita ini tayang, postingan permintaan maaf dari Icha itu sudah mendapatkan 381 komentar. 214 menyukai dan lebih dari 597 kali share.

 

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube