BERITA JAMBI – Masib malang tak dapat dielak Mbah Tong, Tukang Urut di Jambi yang beberapa hari terakhir ini, kehilangan Uang puluhan Juta, Motor hingga anak perempuannya di kabur oleh karyawannya.
Ari Nugroho, pria asal Semarang ini awalnya di bawa anak laki-laki Mbah Tong, untuk bekerja di rumahnya kawasan Kenali Kota Baru Jambi. Tepatnya, di belakang Bengkel Las Tiga Saudara Purnama Kota Jambi.
Baca juga : Keterlaluan, Pria Ini Tega Larikan Motor, Duit 30 Juta dan Anak Gadis Tukang Urut
Kala itu, anak laki-laki Mbah Tong berniat ingin Menolong Ari, dengan mempercayai untuk mengurus bengkel Variasi yang di bangun sejak dulu.
Semenjak itu, Ari pun tinggal dan makan di rumah Mbah Tong.
Kronologis Awalnya
Tugiman Hadi Prayitno alias Mbah Tong, saat di temui Dinamikajambi.com di kediamannya kawasan jalan Purnama Kota batu Jambi, Kamis (24/06) menceritakan bagaimana awal kedatangan pria yang telah membawa kabur sepeda motor hingga anak perempuannya tersebut.
“Awalnya itu, Ari Nugroho (33/red) ini di ajak anak saya untuk bekerja di sini buat-buat pesanan di bengkel variasi samping rumah ini. Kira-kira sudah hampir 8 bulan ini,” ungkapnya.
Namun, siapa sangka niat baik keluarga Mbah Tong di balas dengan racun oleh Ari. Pria yang mengaku lahir di Semarang ini, diam-diam sering menggelapkan uang hasil bengkel yang di bayar oleh pelanggan.
Bukan cuma itu saja, pria bertato di sekujur tangan sebelah kirinya ini, juga sering pinjam uang ke Mbah Tong maupun istri. Alasannya, untuk mengirimkan ke keluarganya di kampung halaman.
Lagi-lagi, Mbah Tong yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang Urut di Jambi ini pun, merasa iba dan membantunya dengan meminjamkan uang kepada Ari.
“Kerja disini, dia itu bikin variasi mobil, bumper dan ngecat-ngecat. Itu 8 bulan, terus dia itu kalau ada pesanan, uangnya tidak di setor. Malah, dia habisi,” ungkap Mbah Tong.
Bukannya menjaga kepercayaan mengelola keuangan bengkel, pria naas itu malah membawa kabur omzet sekitar 30 juta selama 8 bulan Ia bekerja.
“30 jutaan lah, itu masih sama kita aja. Pokoknya, kalau ada pesanan variasi, uangnya langsung di ambil dia. Bukannya di balikin, malah di habisin,” bebernya.
Padahal, sejak April lalu pihaknya telah membuat kesepakatan, agar Ari Nugroho tidak mengulangi perbuatannya. Bukannya kapok, Ia malah semakin menjadi-jadi.
Bahkan, untuk keperluan belanja sehari-hari Mbah Tong turut di bawa kabur.
“Duit bukde 750 ribu, untuk beli makan sehari-hari aja tega dibawa. Katanya nanti di balikin, tapi enggak ada. Ya, saya percaya-percaya aja,” tambahnya.
Cucu Mau Masuk Sekolah, Sang Ibu Dibawa Lari
Mirisnya, puncak dari ulah pria ulah kelahiran Semarang 28 Agustus 1988 itu, berujung pada melarikan sepeda motor dan putri tukang urut.
Pada Senin (03/06/2021) lalu, Ari membawa kabur sepeda motor Beat nopol BH 5107 ZG. Tak tanggung-tanggung, 3 hari kemudian, Putri Mbah Tong yang berstatus janda itu, turut di bawa lari pria naas itu.
“Mereka ketemuan di Pom Bensin Kebun Daging Mayang. Katanya mau pulangin motor, tapi sampai subuh gak pulang-pulang,” tukasnya
Alhasil, kedua cucu dari Mbah Tong kini mencari keberadaan sang Ibu. Padahal, dalam waktu dekat hendak melanjutkan pendidikan di bangku SMP.
“Cucu mau daftar masuk SMP. Tapi, Kartu Keluarga di bawa juga, di pakai dia untuk pinjam ke Koperasi. Katanya, dia suka main judi online,” tutupnya.
Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh
Pasca 3 pekan kejadian, kini Mbah Tong beserta keluarga melimpahkan sepenuhnya pada proses hukum.
Sakin berangnya, meskipun memiliki hubungan asmara bersama sang putri. Pihaknya, tetap bersikukuh pada proses hukum dan meminta, pelaku di hukum seberat-beratnya. (Tr01)
