BERITA SUNGAI PENUH – Ketua DPRD kota Sungai Penuh, Fajran hadiri Musyawarah Perecanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kota Sungai Penuh, yang bertempat di Kecamatan Koto Baru, Selasa (09/2/2021)
Acara Musrenbang ini turut dihadiri oleh Tokoh Adat, tokoh Agama, Camat, dan Danramil Sungai Penuh. Kemudian Kapolsek, Kepala Desa, OPD serta sejumlah PNS lingkup Kota Sungai Penuh.
Dalam arahannya pada Musrenbang, Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Fajran mengatakan agar dalam pembahasan mengenai pembangunan perlu adanya komunikasi. Di maksud lebih intens, antara Pemerintah Desa, dengan Pemerintah Kota Sungai Penuh sehingga aspirasi bisa berjalan dengan baik.
Baca Juga : Stok Alat Swab Menipis, Pasien Covid-19 di Sungai Penuh Meningkat
“Dengan adanya Musrenbang ini, kami selaku DPRD menjalankan fungsi sebagai pengawasan, legislasi, dan bajating,” ujarnya.
Kemudian Ia juga menungkapkan, penyaluran aspirasi tersebut dapat terlaksana dengan baik.
“Kami menganggap bahwa ini salah satu penyaluran aspirasi yg nantinya kami berkomitmen dari DPRD utk mengawal usulan-usulan masyarakat, seperti Pembangunan fisik Studio mini, Pembuatan embun, Saluran- saluran sungai, dan Lahan perkuburan,” jelasnya.
Lihat Juga : Bocah Berusia 9 Tahun Asal Kerinci Sabet Medali Emas, di Ajang Beladiri Tingkat Provinsi
Selanjutnya Fajran berharap aspirasi tersebut dapat di jadikan pemikiran utama dan mendapatkan anggaran nantinya.
“Insyaallah, kami jadikan pokok- pokok pikiran DPRD. Yang kami tuangkan ke dalam bentuk kegiatan pembangunan, dan akan kami anggarkan di DPRD bersama dengan pihak TAPD pemerintah kota Sungai Penuh untuk di rumuskan kegiatan pada tahun 2022 nantinya,” ungkap Ketua DPRD ini.
Sementara itu, Ia juga menambahkan dari kegiatan yang di lakukan tersebut, dapat menghasilkan pembangunan yang tepat sasaran sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat.
Lihat Juga Video : Di tengah Perjalanan, Bupati Setir Mobil Sendiri
“kita berharap, pihak masyarakat untuk dapat berkerjasama dalam pembebasan lahan pembangunan. Dengan usulan masyarakat dapat efektif, sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat, bukan berdasarkan keinginan,” harapnya. (Jul)
