JAMBI – Ketersediaan bahan Pangan pokok di Provinsi Jambi, tahun 2020 saat ini masih minus. Padahal 2019 lalu, terjadi surplus.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Amir Hasbi pada sejumlah awak media pada Rabu kemarin (19/08/2020).
Baca juga : Demokrat Usung FU-Syafril di Pilgub Jambi, Pengamat : Rugi Fachrori
Amir mengatakan bahwa di 2019 lalu, bahan pangan pokok khususnya besar, di Provinsi Jambi surplus 103 ribu ton. Akan tetapi, untuk 2020 ini masih dalam tahap dan minus.
“Untuk tahun 2020 ini masih dalam tahap, belum masuk perhitungan final. Perhitungannya juga masih sementara, yakni masih minus.” Katanya.
Itu artinya, untuk ketersediaan bahan pangan di Jambi tahun 2020 ini masih minus.
Pun demikian, ia masih optimis di akhir tahun nanti pasca panen raya, bahan pangan pokok di Provinsi Jambi diperhitungkan bakal kembali surplus.
“Kita lihat diakhir 2020 nanti, ketika panen diakhir tahun yang perhitungannya di 2021 nanti akan kita lihat.” Imbuhnya.
Ia berharap, seperti pengelaman tahun sebelumnya perhitungan akhir tahun bahan pangan tersebut, akan terjadi surplus.
“Kalau kita lihat pengelaman 2 tahun sebelumnya, yakni 2018 dan 2019 itu masih. Kalau masih produksi itu kan di Ketahanan Pangan holtikultura, dari perhitungan mereka kita peroleh masih surplus.” Jelasnya.
Lihat juga video : Klik Disini
Kalaupun tidak surplus nanti, pihaknya akan berupaya bagaimana caranya, agar ketersediaan bahan pangan di Provinsi Jambi ini terpenuhi.
“Kita menjamin supaya ketersediaan pagan ini cukup, karena kita masuk distribusi dari daerah lain.” Tukasnya. (Nrs)
