Ketangkap Basah Lakukan Ilegal Drilling di Pauh, 3 Pelaku Diamankan

SAROLANGUN – Tim Gabungan Polri dan TNI kembali berhasil membekuk pelaku ilegal Drilling di Desa Lubuk Napal Kecamatan Pauh pada hari Sabtu (04/01/20) sekira pukul 11.30 WIB, pelaku tersebut merupakan warga Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, dan Lampung Serta Kabupaten Batanghari.

Ketiga pelaku tersebut berinisial AP (27) Asal Musi Banyuasin, IS (30) warga Asal lampung dan FA (45) merupakan warga batanghari.

Dengan operasi tersebut, tim gabungan berhasil mengamankan beberapa barang bukti yang digunakan oleh para pelaku, ditempat kejadian perkara (TKP) pertama tim gabungan berhasil amankan 1 unit SPM Honda Revo, 1 unit mesin Robin merk Alkan, 1 Rol tali tambang atau tameng, 1 Batang besi Canting, 2 buah katrol, 1 buah selang sepanjang kutang lebih 4 meter, 1 derigen ukuran 35 liter yang berisi BBM mentah, 1 buah kipas angin dan 1 buah racun api.

Sedangkan Tempat Kejadian Perkara kedua tim berhasil amankan 1 unit kompresor, 1 buah selang spiral sepanjang lebih dan kurang 6 meter, 1 derigen ukuran 35 liter yang berisi BBM mentah, 4 batang pipa panjang sepanjang 4 meter, 1 buah selang angin kompresor sepanjang 20 m, 9 buah Tedmon ukuran 1000 liter berisi BBM mentah (sudah dimusnahkan, Red), 1 buah Tedmon ukuran 1000 liter berisi BBM mentah 500 liter (sudah dimusnahkan).

Kapolres Sarolangun AKBP Deny Heryanto, S.IK, M.Si melalui Kasat Reskrim IPTU Bagus Faria, S.IK mengatakan bahwa penertiban dilakukan berdasarkan perintah dari Kapolda Jambi, yang mana Kapolda Kambi saat ini tengah fokus untuk menindak pelaku ilegal Drilling yang sudah menjamur di Provinsi Jambi terutama wilayah Sarolangun setelah Kabupaten Batanghari.

“Iya Bener, Pada saat di TKP diamankan oleh TIM diduga pelaku tindak pidana yang mana sesuai dalam pasal 52 UU RI No 22 tahun 2001 tentang migas Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau pasal 53 huruf b,d UU RI No 22 tahun 2001 tentang Migas. “setiap orang yg melakukan eksplorasi atau eksploitasi tanpa mempunyai kontrak kerja sama atau setiap orang yg melakukan pengangkutan bahan bakar minyak tanpa ijin usaha pengangkutan atau niaga bahan bakar minyak tanpa ijin usaha niaga, “Ungkapnya

Pada saat Timgab melakukan penertiban lanjut Kasatreskrim, ditemukan tiga orang sedang melaksanakan kegiatan ilegal drilling.

“Kemudian tim langsung mengamankan diduga pelaku dan barang bukti serta membawa pelaku dan barang bukti ke Polres Sarolangun untuk proses lidik lebih lanjut.” Pungkasnya.

Untuk Diketahui, dalam penertiban ilegal Drilling di Desa Lubuk Napal Kecamatan Pauh kabupaten Sarolangun, langsung dipimpin oleh Kapolres Sarolangun AKBP Deny Heryanto, dan Di Back Up langsung Oleh Kodim 0420/Sarko yang dipimpin oleh Dandim. (Ajk)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033