JAKARTA – Dalam periode mudik Lebaran 2019, selain arus lalu lintas yang lebih lancar, salah satu capaian yang paling menonjol adalah jumlah kecelakaan lalu lintas yang menurun cukup signifikan. Angka penurunan itu makin diapresiasi, mengingat jumlah kendaraan arus mudik 2019 yang naik 30 persen.
Dari data Kakorlantas, jumlah kecelakaan lalu lintas mulai dari H-7 hingga H2 Lebaran atau dari tanggal 29 Mei hingga 6 Juni 2019 mencapai 446 kejadian. Jumlah tersebut turun 62 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya yang mencapai 1.178 kejadian.
“Penurunan angka kecelakaan mencapai 62 persen. Saya kira ini hasil dari kerja sama antara masyarakat dan pemerintah. Masyarakat saat ini sudah semakin aware dengan keselamatannya. Di samping itu, kegiatan preventif juga gencar dilakukan seperti melakukan rampcheck, ” kata Ketua Posko Nasional Angkutan Lebaran Terpadu, Eddy Gunawan, di gedung Kementerian Perhubungan, Jumat (7/6/2019) sebagaimana dilansir BeritaSatu
Untuk korban meninggal dunia tahun 2019 sebanyak 105 jiwa, turun 59 persen dibandingkan 2018 yang mencapai 254 jiwa. Korban luka berat sebanyak 76 orang atau turun 72 persen dibandingkan tahun 2018 yang mencapai 272 orang, sementara korban luka ringan 515 orang atau turun 67 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 1.567 orang.
Sedangkan untuk kendaraan, Kepolisian memprediksi volume kendaraan pada musim mudik 2019 bakal meningkat dari tahun sebelumnya. Mereka memperkirakan setidaknya akan ada kenaikan jumlah pemudik sekitar 20-30 persen.
“Setidaknya kita kemarin bersama Kementerian Perhubungan, Pupera, juga Jasa Raharja, Jasa Marga, kita juga sudah melakukan estimasi awal untuk itu akan ada peningkatan kira-kira 20-30 persen,” ucap Kepala Koordinator Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Refdi Andri saat melakukan survei jalur pantai utara (Pantura) di Bekasi, Kamis (25/4) dilansir CNNIndonesia.
Tahun lalu jumlah pemudik di musim libur hari raya Idul Fitri diperkirakan mencapai 19,5 juta orang. Angka itu naik dari jumlah pemudik pada 2017 yang berkisar di angka 18,6 juta orang.
Masih dilansir CNNIndonesia, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat jumlah kendaraan pemudik yang melewati gerbang tol Cikampek Utama sebanyak 57.405 kendaraan hingga Rabut (29/5) atau H-7 Lebaran 2019. Jumlah itu naik 144,44 persen dari hari biasa yang rata-rata berjumlah 23.484 kendaraan.
“Jumlah ini naik sebesar 144,44 persen dari Lalulintas Harian (LHR) normal,” kata Head of Corporate Communication Department, Irra Susiyanti dalam keterangan tertulis, Kamis (30/5).
Angka ini berpotensi meningkat. Sebab Jasa Marga masih memprediksi adanya peningkatan volume kedaraan yang meninggalkan Jakarta melalui jalan yang sama pada hari ini atau H-6 lebaran. Perkiraannya meningkat 159.7 persen dari volume lalulintas normal atau dari 28.689 menjadi 74.496 kendaraan.
