PAMENANG – Isu dugaan perselingkuhan Kepala Desa Sungai Udang dengan diduga istri tim suksesnya terus bergulir dan memasuki babak baru.
Diketahui dari masyarakat Desa Sungai Udang yang enggan namanya disebutkan bahwa, Pemerintah desa setempat seperti BPD dan Lembaga Adatnya akan bertindak terkait isu dugaan perselingkuhan dari pemimpin desa mereka itu.
Kabarnya pun pemerintah setempat tidak sanggup mengatasi masalah tersebut. Karena desakan dari masyarakat yang meminta agar masalah ini segera diselesaikan.
Sepertinya, Lembaga Adat Kecamatan Pamenang akan dilibatkan dalam pertemuan yang akan di selenggarakan BPD dan Lembaga adat Desa Sungai Udang.
“Kabarnya akan ada pertemuan yang akan dilakukan oleh BPD dan lembaga adat serta mengundang masyarakat untuk disaksikan secara terbuka. Dan kabarnya Lembaga Adat Kecamatan Pamenang akan di undang. Kemaren perwakilan BPDnya yang ngasih tau. Tapi pertemuannya belum bisa ditentukan kapan,” ungkap warga tersebut, Senin (15/7).
Beda halnya dengan masyarakat setempat yang bisa menerima kehadiran media, Lembaga Adat desa Sungai Udang, Amin sebaliknya. Ketika dimintai tanggapannya terkait isu dugaan perselingkuhan sang kades melalui via telepon tampak gundah.
Dengan tidak sopannya sang Lembaga adat tersebut meninggalkan telepon genggamnya tanpa memutuskan sambungan telepon dan mengatakan ” jengkel aku. Wartawan!” begitulah terdengar oleh dinamikajambi.com (Hsb)
