Kasus Motor Owner Pemayung.com, Bikin Warga Tanjabbar Dikejar-Kejar Leasing

BERITA JAMBI – Lagi-lagi kasus motor Owner Pemayung.com, bikin warga Tanjabbar di kejar-kejar leasing. Bagaimana tidak, janji ingin melanjutkan kredit motor warga tersebut, Ia malah kabur dan menghilang. Parahnya, angsuran kendaraan ini, sepeser pun tak di bayar.

Di ketahui, kasus itu di buat Zalman Ir Wandi yang tak lain pemilik Pemayung.com tersebut bawa kabur motor dari Tanjabbar, dengan dalih ingin over alih kredit. Ternyata, hingga kini motor tersebut raib.

Hal ini di ungkapkan Suhaili, Rabu (12/11/2020) yang pernah cacat namanya, pasca over alih kredit pada seorang pemuda bernama Zalman Ir Wandi, yang kini tinggal di Kawasan Sungai Landai Muaro Jambi.

Sebelumnya, kasus motor ini sempat heboh di kalangan wartawan Jambi. Apalagi, ini adalah kali kedua, pria yang akrab di sapa Wandi ini melarikan motor orang lain, lalu menghilang ketika di minta pertanggung jawaban.

Baca juga : Susah Payah Kumpulin Uang, Motor Wartawan Digelapkan Oleh ZI

Mirisnya, motor yang di bawa kabur tersebut, menuai berbagai persoalan. Salah satunya yang di alami Suhaili. Di mana, setelah berjanji ingin melanjutkan kredit motor korban, Wandi malah kabur tak tau rimbanya. Wandi tak membayar satu rupiah pun angsuran kendaraan tersebut ke pihak leasing.

Imbasnya, korban yang bernama Suhaili di kejar-kejar pihak leasing selama 4 bulan. Serta, namanya pun di blacklist, dengan kata lain sulit untuk mengajukan kredit apapun di perusahaan lain.

Keterangan Suhaili Sang Korban

Suhaili mengatakan bahwa keberadaan roda dua merek Yamaha Mio M3 125 CC warna hijau, yang sudah di bayarnya selama 1 tahun, dan di pindah kredit kan pada Wandi. Namun naasnya, bukannya di bayar motor tersebut malah di bawa kabur oleh Wandi dan tak di bayar.

Tak ayal, pasca kejadian tersebut Suhaili pun selama 4 bulan di kejar-kejar pihak leasing, lantaran motor sudah yang di pindah tangankan itu belum sempat pindah nama.

Baca Juga : Bantah Berita Pemayung.com, Ini Penjelasan Warga Mestong

“Kan kemarin baru mau ngurus pindah namanya di dealer, tapi dianya ngilang entah kemana bawa motor itu. Akhirnya, saya dikejar sama orang dealer karena motor itu sama sekali tidak dibayarnya,” paparnya.

Otomatis, pihak leasing mencari Suhaili selama orang yang tercatat namanya saat mengajukan kredit tersebut. Padahal, saat motor di serahkan Wandi bilang dia akan bayar, dengan menyerahkan foto KTP dan KK nya.

Pun demikian, bukannya dibayar Wandi malah bawa kabur motor tersebut.

“Kejadian ini sejak 2018 lalu, si Wandi ini katanya mau melanjutkan motor yang saya kredit udah 1 tahun. Tapi bukannya di bayar, malah motor itu di bawanya kabur. Saya pun di kejar pihak leasing selama 4 bulan,” kata Suhaili pada Dinamikajambi.com, Rabu malam (11/11/2020).

Mulanya, Ia menjelaskan bahwa Wandi ini tidak bisa di hubungi, bahkan setelah di cari kemana mana juga tidak di temukan.

Terus Mencari Wandi

Tak putus asa, Ia pun terus mencari Wandi yang bawa kabur motornya tersebut, dari alamat ke alamat. Ternyata tak juga dapat bertemu.

Suhaili pun kelimpungan, sampai nekat mencari Wandi di Kota Jambi, hingga ke Muaro Jambi.

Baca Juga : Tendensius Ke Bupati Masnah, Berita Pemayung.com Sarat Kebencian

Katanya, saat tinggal di rumah orangtuanya kawasan Jembatan Aurduri II, warga menyebut Wandi memang banyak bermasalah.

“Saya datang ke alamat yang ada di KTPnya, ternyata itu alamat orangtuanya. Bapaknya bilang, Wandi bukan tanggungjawabnya lagi. Kami tidak ngurus Wandi lagi katanya,” jelasnya.

Setelah mengetahui hal tersebut, dan mencarinya kemana-mana tak juga bertemu. Ia pun menyerahkan perkara itu pada pihak leasing, dan hingga saat ini pihak leasing lah yang mengurusnya.

“Jadi setelah saya cari tidak ketemu, akhirnya saya serahkan ke dealer. Ada kawan juga di situ, jadi orang Leasing lah yang nyari,” terangnya.

Selanjutnya, Ia juga mengakui bahwa Over alih itu, memang sudah di bayarkan senilai Rp 1,8 juta. Namun, nama Suhaili yang telah kredit selama setahun atas motor itu, harus cacat setidaknya 2 tahun sisa kredit.

Lihat juga video : klik disini

Dirinya juga menyayangkan kejadian tersebut, dimana namanya sudah di blacklist oleh pihak FIF. Padahal, itu bukan serta merta seutuhnya salah dia.

Tak ayal, Ia pun kini hanya bisa berharap pada Zalman Ir Wandi untuk bisa menjelaskan duduk perkara tersebut, pada pihak FIF agar namanya tidak cacat lagi.

“Ya harapan saya sekarang, kalau ketemu dengan dia, Zalman ini bisa menjelaskan pada dealer. Saya cuma ingin nama saya baik kembali, dan tidak ada masalah. Karena selama kredit kemarin, saya tidak pernah nunggak,” tegasnya. (Red)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033