Kasus Kematian Ternak Itik, Tim Datangi Pemilik

SENGETI – Menyikapi keluhan warga Desa Mendalo Laut, Kecamatan Jambi Luar kota (Jaluko), terkait ratusan ternak bebek milik warga desa tersebut tiba-tiba sakit dan akhirnya mati.

Membuat Disbunak Muaro Jambi perintahkan Dokter hewan turun langsung untuk melihat serta mengidentifikasi jenis penyakit yang menjadi penyebab ratusan bebek di wilayah tersebut. Yang ditakutkan adalah virus flu burung (Avian influenza).

Hal ini disampaikan oleh Ahmad Sufri, Kepala Bidang Perlindungan Perkebunan dan Perternakan, Selasa (5/9). Dikatakannya, karena ada laporan yang Disbunak terima dari Desa Mendalo Laut yang melaporkan bahwa banyak terdapat itik mati di Desa tersebut. Maka Rabu (6/9) Disbunakan akan perintahkan dari Dokter hewan untuk melihat langsung ke tempat kejadian.

“Bisa saja di sebabkan oleh virus Flu burung (Avian Influenza) atau bakteri dan yang lainnya, menjadi penyebab ternak itik tersebut mati,” sebutnya.

Lanjut dikatakannya, sebagai langkah pencegahan penularan bisa dilakukan dengan cara kandang yang sudah terkena harus segera diberi deksinfektan.

“Dengan cara disemprot, baik yang sudah terkena maupun kandang yang belum,” jelasnya.

Terpisah, seperti yang diketahui, laporan banyaknya bebek sakit dan mati, di Desa Mendalo Laut adalah atas laporan dari warga setempat yang bernama, Imron. Kepada sejumlah wartawan Ia mengatakan, banyak bebek milik warga ditempatnya sakit dan akhirnya mati.

“Pertama satu yang sakit bebek saya, kemudian satu persatu sakit dan akhirnya puluhan bebek milik saya mati, bukan punya saya saja, milik warga sekitar juga sama seperti itu,” ungkapnya, Senin (4/9). (Din)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page