Kantor Gubernur ‘Raib’, Satgas Karhutla Keburu Dibubarkan

JAMBI – Kota Jambi kembali dilanda kabut asap cukup pekat. Sekira pukul 06.00 WIB, kabut asap yang disinyalir kiriman asal provinsi tetangga, yakni Sumatra Selatan (Sumsel) itu, sudah mulai menyelimuti kota dengan selogan Sepucuk Jambi Sembilan Lurah ini.

Dalam pantauan, Kantor Gubernur Jambi  bahkan menghilang dari pandangan. Kurang lebih 1 Kilometer, kantor yang kini kursinya nomor satunya itu menjadi rebutan dalam bursa Calon Gubernur sudah tak terlihat keberadaannya. Hingga beranjak pukul 10.00 WIB, kabut asap itu masih enggan untuk menghilang.

Padahal, Satuan Tugas Gabungan Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgasgab Karhutla) Tahun 2019 beberapa hari yang lalu resmi dibubarkan, bahkan status siaga sudah dicabut.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi M Dianto angkat bicara. Dia menjelaskan bahwa kemarin (Selasa (12/11), red) di Provinsi Jambi sudah tidak ada titik api (Hotspot). “Kemarin saya pantau tidak ada titik api. Sudah nihil. Kalo hari ini saya belum tahu,” ucapnya saat ditemui usai menghadiri Rapat Paripurna di DPRD Provinsi Jambi, Rabu (13/11).

“Yang belum melakukan penutup (Status siaga, red) Karhutla itu adalah Sumatera Selatan. Karena daerah yang berbatasan dengan kita, yaitu di Kabupaten Musi Banyuasin itu masih ada titik apinya,” sahut M Dianto lagi.

Pria berpostur tinggi tegap itu menjelaskan bahwa terkait masalah Karhutla, Pemerintah Provinsi selalu menghimbau agar Kabupaten/Kota selalu siap siaga untuk melakukan pencegahan dini, agar tidak lagi terjadi kebakaran yang berdampak masif bagi masyarakat.

“Kemarin, waktu penutupan status Karhutla. Saya sudah menyebutkan kepada pemerintah Kabupaten/Kota, walaupun sudah ditutup tapi upaya kita terhadap pencegahan Karhutla tidak berhenti. Kita tetap standby,” pungkas M Dianto.

(Rendy)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube