BERITA BISNIS – Salam Joran Melengkung, begitulah slogan para mancing mania. Memancing merupakan sebuah hoby bagi sebagian besar orang. Salah satunya Tatang, Ia bahkan sampai dirikan usaha kolam pancing.
Kerap hoby ini juga bisa menghasilkan pundi-pundi, Yakni Tatang pemilik usaha kolam pancing Baba, di kawasan kantor kelurahan Alam Barajo Jambi.
Tatang menuturkan usaha yang di bangunnya sejak 7 tahun lalu di latarbelakangi oleh hoby sejak kecil. Pria kelahiran Lampung ini, merantau belas tahun lalu ke Jambi, mengaku melihat peluang besar usaha kolam pemancingan.
Baca Juga : Takut Anak Tenggelam Jadilah Saung Haji Robert, Begini Kisah Inspirasi Pengusaha Mestong
“Hoby dari kecil kali ya, terus saya liat prospeknya bagus di Jambi, kalau hoby mancing ini kan yang di cari hanya sensasi narik joran itu puas,” ungkap Tatang.
Sempat jatuh bangun, Tatang yang juga memiliki hoby memelihara Burung Kacer. Sebelumnya ia pernah mendirikan Lapangan Kontes burung Kacer, sayang alih-alih bekerja dari hoby ia gagal di pertengahan jalan.
Sejak awal Maret 2020 wabah pendemi Covid-19 memasuki Jambi, ia mengeluhkan turunnya omset hingga 50 persen. Pasalnya, kebijakan physical distancing membuat dirinya mengurangi kapasitas lapak pancing.
“Wah tahun lalu babak belur kita, sebelum Covid sehari minimal 50 orang, kalo sekarang palingan 20 sampai 25 orang,” ungkapnya.
Di ketahui Tatang mendirikan kolam pemancingan dengan panjang 50m, lebar 20m. Mampu menampung 139 orang, namun oleh kebijakan pemerintah ia hanya menyediakan 60 lapak guna physical distancing. Untuk per orangnya di bandrol harga 50 ribu, jika beruntung mendapat hadiah hiburan. Apa hadiah hiburannya? Mari kita ulas seksama.
Akui Masyarakat Jambi Mania
Jambi terkenal dengan sungai Batanghati terpanjang di Pulau Sumatera, begitu juga ungkap Tatang, menurutnya masyarakat Jambi memiliki minat memancing yang tinggi. Hal ini di ketahui nya dari bertukar cerita antar pengusaha kolam pancing berbagai daerah.
” Waktu itu kami pernah di kumpulkan pak walikota, pengusaha kolam se kota Jambi. Untuk sumatera, Jambi ini mania semua pemancing nya luar biasa Jambi, ” Ungkap Tatang.
Lihat Juga : Menu Spesial Buat Kamu Yang Istimewa, Yuk ke Gena Ngopi Jambi
Kemudian ia mengungkapkan, dari komunikasi antar sesama pengusaha kolam pemancingan, dalam tiap hari sabtu-minggu masyarakat kota Jambi dapat di prediksi sekitar 500 hingga 700 orang yang memancing di berbagai kolam.
” Saya akrab dengan 5 orang pengusaha kolam pancing, kalau di gabung-gabung khusus hari Sabtu Minggu sehari bisa 500 sampai 700 pemancing yang datang ” Tukas Tatang.
Sampai-sampai ia berkelakar, seseorang yang hoby memancing terkadang seharian penuh berteman dengan ikan. Hujan panas tak menyurutkan langkah.
” Kadang-kadang pekerjaan yang ganggu rutinitas memancing, dan juga hari istri aja yang di suruh ke Kondangan, kita kondangan di kolam aja hehe, ” Ungkap Tatang sambil tertawa.
Satu Bulan, Satu Ton
Kolam pemancingan miliknya sengaja memberikan hadiah hiburan bagi pemancing. Di kenal dengan istilah ikan ‘Jackpot’ dan ‘Maskot’. Sebelumnya ikan tersebut di beri tanda pita, bagi pemancing harian yang mendapat di beri hadiah uang tunai.
“Kalau jackpot ikan Patin kisaran berat 4 kiloan hadiah 300 sampai 500 ribu, kalau maskot diatas 7 kilo hadiah 3 juta rupiah. Nah, syarat nya tidak boleh lebih dari 10 jam daftar,” jelas Tatang.
Hadiah tersebut sengaja di buat guna hiburan untuk pelanggan. Di samping itu, kolam pemancingan milik Tatang sanggup menghabiskan ikan hingga 1 ton per bulannya.
Lihat juga Video : Di tengah Perjalanan, Bupati Setir Mobil Sendiri
“Dalam seminggu Patin 75 kilo di siram, untuk ikan mas seharinya 20 kilo. Kita jumlah 1 ton lah satu bulan habis ikannya,” tutupnya.
Ikan yang di datangkan berasal dari sekitaran Kota Jambi, dari kawasan Kumpeh dan Mendalo Darat. Bisnis kolam pemancingan ini bisa beromset 1 juta hingga 2 juta perhatinya, belum termasuk biaya operasional dan pembelian ikan. (Tr01)
