MERANGIN – Hoax alias berita bohong, makin menjadi di perhelatan Pemilihan Presiden lalu. Namun bagi Komandan Kodim 0420/Sarko, Letkol Kav Rohyat Happy Ariyanto S.Sos, M.M bukan hal yang baru. Dandim malah sempat mempertaruhkan nyawa, kala hoax berujung tragedi bersaudara.
Kejadian ini berlangsung saat Rohyat baru menyelesaikan pendidikan militernya. Rohyat muda, diterjunkan ke medan konflik, Ambon pada 2012 lalu. Saat dimana, warga Ambon pecah oleh konflik agama.
“Waktu itu, anggota saya sudah berusia. Saya turun, masuk ke warga yang tersulut emosi,” kata Dandim mengungkapkan perjalanan karirnya itu saat ditemui diruang kerjanya baru-baru ini.
Warga tersulut emosi, karena kabar bohong yang beredar begitu marak. Suasana mencekam, kata Dandim, semakin memburuk kala gudang senjata dibobol dan direbut kelompok-kelompok warga. Situasi yang sulit, dan mengancam nyawa siapa saja.
Dampak buruk itulah, kata Dandim, Hoax harus diperangi. Ia mengapresiasi Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Merangin yang mengelar sosialisasi bahaya hoax bersama Polres Merangin.
Dandim sendiri telah mendorong berdirinya media center di Kodim 0420/Sarko. Hal ini untuk menyampaikan ke publik, kegiatan kodim. Dalam perjalanannya, media center ini terus memproduksi pemberitaan terkait abdi negara ini. (Erw)
