Hari Kedua Pemblokiran Jalan Batubara, Konflik?

BATANGHARI – Masyarakat Kecamatan Muara Bulian yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kota Muara Bulian hari ini (06/03/2018) masih melakukan aksi penertiban angkutan Batubara yang melewati Kota Muara Bulian.

Namun berbeda dengan hari pertama, pada hari kedua aksi penertiban ini sempat memanas, hal ini disebabkan adanya tiga armada angkutan batu bara yang mencoba menerobos brikade peserta aksi, sehingga sempat terjadi kejar-kejaran antara peserta aksi dengan sopir armada angkutan batu bara, dari 3 mobil yang menerobos hanya satu yang dapat ditahan oleh anggota aksi.

Sempat ricuh dan nyaris terjadi adu jotos antara kedua belah pihak, namun beruntung dapat dilerai oleh pihak kepolisian Polres Batanghari yang bekerja sama dengan Polsek Muara Bulian.

Untuk diketahui Dalam aksi tersebut Aliansi Masyarakat Muara Bulian menuntut agar mobil angkutan batu bara tidak melintas pada siang hari, yaitu pukul 06.00 Wib sampai 23.00 Wib.

Sementara dari pihak sopir angkutan batu bara merasa tidak adil dengan adanya pemblokiran jalan yang mana hanya angkutan batu bara yang menjadi target, sementara angkutan berat lainnya dipersilahkan lewat.

Saat ini masih terjadi Pro dan Kontra dari kedua belah pihak, di satu sisi aliansi masyarakat batanghari ingin menegakkan Perbub No 20 tahun 2013, dan di sisi lain sopir armada batu bara merasa mereka dihalang-halangi dalam mencari nafkah.

Untuk mencari jalan tengah maka besok (07/03) akan diadakan rapat antara pihak pemerintah kabupaten Batanghari, Aliansi Masyarakat Muara Bulian dan perwakilan Sopir angkutan batubara.

Sementara itu pada hari kedua aksi penertiban ini tidak ada pengamanan dari pihak Sat Pol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Batanghari. (Akr)