Jambi – Gubernur Jambi, Fachrori Umar Sambut Kunjungan Danrem 042/Gapu, Kolonel Kav M Zulkifli, Selasa (28/04/2020) di Ruang Kerja Kantor Gubernur
Usai dilantik oleh Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan di Gedung Sudirman Makorem II/Sriwijaya Palembang pada Kamis 23 April 2020, Danrem 042/Garuda Putih (Gapu), Kolonel Kav M Zulkifli sowan dan bersilaturahmi.
Zulkifli yang didampingi Kapenrem Utomo berserta anggota lainnya, disambut baik oleh Fachrori yang didampingi Pj Sekda Provinsi Jambi H Sudirman, SH, MH dan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi Johansyah, SE, ME.
Fachrori mengharapkan Danrem yang baru bisa terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, apalagi sekarang ini banyak permasalahan yang dihadapi. Mulai keamanan, penanganan kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dan Penaganan Covid-19.
“Mari kita bersama-sama bersinergi mencari jalan keluarnya,” ujar Fachrori.
“Saya mengharapkan dengan adanya silaturahmi ini, mempererat hubungan antara Pemda Provinsi Jambi dengan Korem 042/Gapu yang selama ini sudah terjalin dengan baik. Sinergi akan terus kita tingkatkan,” kata Fachrori.
Danrem menyatakan, sebagai orang yang baru bertugas di Provinsi Jambi, dirinya harus bersilaturahmi kepada Gubernur Jambi, dan dalam pertemuan tersebut banyak hal yang dibicarakan.
“Pak Gubernur jelas menekankan masalah mengatasi Covid-19 yang sedang berkembang di Provinsi Jambi, ada beberapa klastery ang harus kita dalami perkembangannya, dari klaster ini nantinya ketahuan siapa saja yang terkena atau tertular Covid-19, ini akan kita pelajari terus sebagai pemutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Provinsi Jambi,” ungkapnya.
Danrem Imbau Protokol Kesehatan
Selain itu, Danrem mengimbau masyarakat Provinsi Jambi dalam menghadapi wabah Covid-19 yang sedang melanda, untuk selalu mematuhi imbauan pemerintah sesuai dengan Protokol Kesehatan, untuk selalu di rumah saja (jika tidak ada hal yang mendesak).
Kemudian beribadah sebaiknya di rumah saja, keluar rumah pakai masker, jaga jarak, dan menghindari kerumunan massa.
“Kita sangat mengharapkan Covid-19 tidak menyebar begitu luas ke masyarakat, kita akan perketat setiap orang yang masuk di perbatasan daerah,” terang Danrem.
