Genap 65 Tahun, Dewan Minta Gubernur Perhatikan Pendidikan di Jambi, ‘Jangan Seperti SMAN 8’

BERITA JAMBI – Provinsi Jambi hari ini (06/01/22) genap 65 tahun, Anggota dewan Provinsi Jambi Evi Suherman beri saran kepada Gubernur Jambi untuk lebih perhatikan pendidikan lagi kedepannya. Apalagi perkara di SMAN 8 Kota Jambi yang saat ini, buat heboh di tengah masyarakat.

Hal ini di sampaikan oleh Evi Suherman saat di temui Dinamikajambi.com di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Kamis (06/01/2022).

Baca juga : Akhirnya Gubernur Cup Jambi Bolehkan Penonton, Tapi Ini Syarat Dari Polda

Evi menyoroti pendidikan di Provinsi Jambi saat ini, di nilai masih minim Sumber Daya Manusia (SDM) pun kurang. Sehingga perlu di lakukan pengembangan dalam bidang pendidikan, melalui program dan inovasi dari kepala daerah.

“Saran saya kepada gubernur Jambi, pak Al Haris untuk lebih perhatikan lagi pendidikan. Karena SDM kita ini masih sangat kurang,” ujarnya.

Selain iti, Ia juga minta pemerintah Provinsi Jambi untuk menata ulang sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB). Sehingga tidak lagi terjadi persoalan pungli, dalam penerimaan siswa tersebut.

“Perbaiki lagi sistem PPDB nya. Jangan ada lagi carut-marut seperti yang saat ini terulang lagi,” bebernya.

Selanjutnya, Ia juga minta kepada gubernur untuk menambah pembangunan tiap sektor pendidikan. Mulai dari jumlah tenaga pengajar hingga kepala sekolahnya, ikut di pantau.

“Jangan lagi kejadian SMAN 8 ini terulang lagi, evaluasi lagi tiap kepala sekolah di Provinsi Jambi ini,” imbuhnya.

Lihat juga video : Demo Mahasiswa Berujung Ricuh

Mirisnya lagi, di temukan sekolahan di kawasan Kabupaten Sarolangun tenaga honorer lebih rajin mengajar dan masuk kerja, di bandingkan pegawai yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Kemarin ada sekolah di Sarolangun, pegawai honor nyo lebih rajin masuk kerja, di bandingkan PNS,” tukasnya menggunakan bahasa daerah. (Nrs)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033