Gelar Aksi, Ini Tuntutan Ribuan Mahasiswa di Gedung DPRD

JAMBI – Diperkirakan Ribuan mahasiswa Jambi gelar unjuk rasa depan gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (24/09/2019) menuntut dam menolak revisi UU KPK yang sudah disahkan oleh Presiden Republik Indonesia.

Dalam unjuk rasa ini, mereka menyampaikan bahwa jaringan oligarki dan pengaruh kekuasaan politik terhadap arah kebijakan negara, di tengah sempitnya ruang untuk bernapas diakibatkan menghirup asap tebal kebakaran hutan dan lahan.

“Hari ini para elit politik mencoba mempersempit arah gerak, dan partisipasi masyarakat sipil untuk ikut bersuara dan menentukan nasibnya sendiri. Hiaasan-hiasan gerakan di negara ini membuat kita tersadarkan, bahwa hiasan tersebut adalah carut marut peristiwa politik dan lingkungan yang sebenarnya menjadi ancaman terbesar bagi kelangsungan peradaban maupun demokrasi di tanah tumpah darah ini.” sebut mahasiswa dalam aksinya.

Oleh katena itu, mereka dari mahasiswa “Aliansi Mahasiswa Jambi Bergerak” sebagai salah satu medium pergerakan masyarakat sipil khususnya di provinsi Jambi, mengajukan beberapa tuntutan.

Tuntutan tersebut yakni sebagai berikut :

1. Tangkap dan Adili perusahaan pembakaran hutan serta menuntut perusahaan tersebut bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkannya.

2. Menuntut negara mengusut dan mengadili elit-elit yang bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan di beberapa wilayah di Indonesia.

3.Menolak pasal-pasal problematis dalam RUU Pertanahan yang merupakan bentuk pengkhianatan terhadap semangat reforma agraria.

4. Menolak terhadap pasal-pasal yang bermasalah dalam RKUHP.

5. mendesak pengesahan RUU penghapusan kekerasan seksual.

6. Menolak pasal problematis di dalam RUU Ketenagakerjaan.

7. Mendesak pemerintah untuk mencabut draf UU KPK yang telah disahkan.

8. Mendesak Gubernur Jambi dan DPRD Jambi menyatakan sikap serupa untuk menolak RUU yang bermasalah.

Pada aksi 24 September 2019 ini, mereka mengajak seluruh mahasiswa para dosen dan seluruh elemen masyarakat, untuk ikut bergerak bersama berikhtiar demi kemajuan bangsa dan negara. Serta menolak untuk tunduk kepada sebuah penindasan. (Nrs)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033