BERITA VIRAL – Baru-baru ini, masyarakat di hebohkan dengan peristiwa berdarah hingga menelan korban. Betapa tidak, seorang warga di tembak hingga tewas. Ternyata karena masalah cinta sejenis.
Sebelumnya, aksi penembakan di Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, bikin geger. Ternyata hal itu, di picu karena masalah cinta sejenis, antara kedua anak pelaku dan korban.
Baca juga : Tersangka Korupsi Proyek Auditorium UIN Jambi, di Tahan Malam Ini
Peristiwa itu terjadi pada Senin (23/11) kemarin, sekitar pukul 11.30 WIB. Korban meninggal dunia di tempat, setelah tertembak di bagian kepala.
Pelaku TV (40), menembak korban Kadir (43), di depan Masjid Nurul Iman, Sungai Ceper Sungai Menang OKI.
Kejadian ini bermula, ketika keluarga Pelaku TV dan korban, hendak bermusyawarah soal masalah keluarga.
Perangkat desa turut hadir, dalam musyawarah itu. Namun, pelaku tak terima karena keluarga korban, hanya hadir tiga orang.
Pelaku kemudian pulang ke rumah sebentar. Tak lama kembali ke lokasi, sambil memaki-maki keluarga korban.
“Awal Kepala Desa Sungai Ceper Kaharno dan perangkat desa, ingin menyelesaikan permasalahan antara keluarga pelaku TV. Di mana dengan keluarga korban Kadir, di Masjid Nurul Iman,” kata Kapolres OKI AKBP Alamsyah Paluppesy, Rabu (25/11/2020).
Setelah Marah-Marah Pelaku Lepaskan Senpi
Setelah marah-marah, pelaku TV tiba-tiba meletupkan senjata api ke arah korban. Korban yang sedang berdiri, di depan masjid pun roboh.
Satu kali tembakan yang di lepaskan pelaku TV, langsung menewaskan korban. Dari hasil visum, terdapat luka tembak pada kepala bagian samping kanan, dan tembus rongga kepala. Inilah yang mengakibatkan korban, meninggal dunia.
“Pelaku kabur, sempat menembak ke arah udara satu kali. Saat ini sedang di lakukan pengejaran terhadap pelaku, doakan semoga tim segera bisa menangkap pelaku,” kata Alamsyah.
Usut punya usut, Alamsyah menuturkan, motif penembakan ini, karena masalah keluarga pelaku dan korban. Di mana anak korban, di katakan berpacaran dengan anak pelaku. Tetapi keduanya sama-sama perempuan.
“Keduanya sempat ribut, di karenakan anak pelaku cemburu. Dia di duga memukul anak korban, menggunakan tas berulang-ulang kali. Sehingga mengakibatkan tangan korban biru-biru,” katanya.
Dari situ, anak korban melapor ke Pemerintah Desa Sungai Ceper. Dan akan menyelesaikan, perselisihan dua anak tersebut.
Namun niat mendamaikan kedua anak ini, malah berujung penembakan pelaku TV ke Kadir.
Sumber : Detik.com
