VIRAL – Peristiwa naas tak dapat di elak bocah berusia 8 tahun ini. Gegara perselingkuhannya terbongkar, seorang ibu tega di bakar hidup-hidup anaknya.
Ironisnya, sang ibu ini tega bakar anaknya lantaran perselingkuhannya terbongkar.
Sebelumnya, seorang ibu di Rusia membakar putranya, yang berusia delapan tahun hingga tewas. Musababnya, korban memberi tahu ayah tirinya, bahwa sang ibu telah berselingkuh.
Baca juga : Ngeri, Siswa SMP Ini Disetrum dan Kakinya Diinjak Hingga Patah Oleh Oknum Polisi?
Anastasia Baulina, 32, seorang kasir asal wilayah Kursk dekat perbatasan dengan Ukraina. Ia mengaku membakar korban hidup-hidup, dengan menyiramkan bensin dan membakarnya dengan korek api.
Kasus ini terjadi sekitar Maret lalu, dan sidang vonis di gelar hari Rabu (6/10/2021).
Ia telah mencoba meyakinkan pengadilan, bahwa dia hanya bermaksud menghukum putranya, Andrey, dan tidak membunuhnya. Ia mengeklaim dengan cepat memadamkan api tersebut dengan salju.
Tetapi hakim pengadilan menolak klaimnya, setelah putrinya yang berusia 12 tahun, Natalya, menceritakan bahwa ayah tirinya, Pavel, 35, yang justru memadamkan api.
Natalya mengatakan bahwa Baulina, telah menyetel arlojinya saat dia menyiram Andrey, dengan bahan bakar. Ini sebelum memberitahunya.
“Ayo kita lihat bagaimana orang-orangan sawah ini terbakar.”
Dalam reka adegan yang di rekam oleh polisi setempat, Baulina mendemonstrasikan pada boneka plastik bagaimana Ia menuangkan bensin ke kepala Andrey. Dan membakarnya dengan beberapa batang korek api.
Keterangan Saksi
Ia menceritakan bagaimana Andrey berlari berteriak ke taman, dan jatuh berlutut sebelum mengeklaim bahwa dia menutupi korban dengan salju.
Meskipun tangan Andrey terbakar, Baulina mengatakan dirinya yang membantu memadamkan api.
Tapi Natalya memberikan keterangan, yang sangat berbeda dengan mengatakan, bahwa sebenarnya Pavel yang memadamkan api. Setelah Ia mendengar jeritan anak laki-laki itu, dan berlari dari dalam rumah.
Sementara itu Baulina berteriak pada korban, “Saya akan mengajarimu tutup mulut.”
Natalya menambahkan, bahwa Andrey telah memohon kepada ibunya dengan beteriak. “Tolong, jangan”, sebelum dia menyalakan korek api dan mengabaikan teriakan korban.
Andrey di larikan ke rumah sakit, tetapi meninggal dalam kesakitan pada hari berikutnya. Saat Ia di bawa dengan ambulans, ke unit spesialis luka bakar.
Baulina, seperti dikutip The Sun, Kamis (7/10/2021), di hukum karena pembunuhan dan di jatuhi hukuman 15 tahun penjara.
Ia juga menyangkal berselingkuh, meskipun bukti yang di kumpulkan dari teleponnya. Di mana menunjukkan, bahwa Ia berada dalam hubungan dengan pria lain.
Setelah di jatuhi hukuman, si pembunuh tersenyum ketika Ia mengatakan kepada sebuah surat kabar lokal, “Saya tidak bersalah.”
Sumber : Sindonews.com
