Gasak Mahasiswinya, Oknum Dosen Unsri Ditahan Polisi, Terancam 7 Tahun Penjara

 VIRAL – Seorang oknum dosen Unsri berinisial AR (43) ditahan Polda Sumsel, usai di tetapkan sebagai tersangka pencabulan mahasiswinya sendiri, yang masih berusia 22 tahun.

Sang dosen pun terancam hukuman 7 tahun penjara, seperti yang di sangkakan terhadapnya pasal 289 KUHP, tentang pencabulan dan perbuatan yang menyerang kehormatan kesusilaan.

Sebelumnya, oknum dosen Universitas Sriwijaya (Unsri) berinisial AR (34), ditahan Polda Sumsel usai resmi di tetapkan sebagai tersangk,a pencabulan terhadap mahasiswinya DR (22).

Baca juga : Tabrakan Truk dan Mobil Polisi SPN di Pal 10, 1 Siswa Tewas

Polda Sumsel menahan oknum dosen Universitas Sriwijaya (Unsri), setelah resmi di tetapkan sebagai tersangka.

Keterangan Polisi

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dit reskrimum) Polda Sumsel, Kombes Hisar Siallagan mengatakan tersangka berinisial AR (34), dosen di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsri.

Dosen Unsri ini di tahan selama 20 hari ke depan, di rumah tahanan Mapolda Sumsel.

”Tersangka kami tahan selama 20 hari ke depan, untuk keperluan penyidikan,” kata Kombes Hisar Siallagan seperti di lansir Antara.

Menurut Kombes Hisar, penahanan tersangka di lakukan untuk mempermudah proses penyelidikan, atas kasus dugaan pelecehan seksual. Di mana yang di lakukan terhadap mahasiswinya berinisial DR (22), beberapa waktu lalu.

Selain itu, ada dugaan mahasiswi lain yang di lecehkan oleh tersangka ini.

Proses penyelidikan kasus ini, masih berlangsung dan tidak menutup kemungkinan ada korban lain selain mahasiswi DR.

”Jadi jelasnya, tersangka ini kami tahan, surat perintah penahanannya sudah saya tanda tangani. Mulai Senin (6/12) pukul 00.00 WIB hingga 20 hari ke depan,” ujar Kombes Hisar Siallagan.

Resmi Jadi Tersangka

Berdasar informasi dari kepolisian, dosen AR di tetapkan sebagai tersangka, setelah penyidik mengantongi cukup bukti dari keterangannya sendiri.

Dosen AR di periksa secara intensif oleh polisi, selama sembilan jam pada Senin (6/12) sejak pukul 09.00 WIB sampai 18.00 WIB, di Mapolda Sumsel.

Setelah proses administrasi penahanan tersangka rampung, dia di giring keluar oleh penyidik dari ruang penyidikan Subdit IV Renakta Polda Sumsel, sekitar pukul 19.56 WIB.

Tersangka AR yang menggunakan kemeja putih tersebut, tampak menutupi mukanya menggunakan jaket biru tua, untuk menghindari sorotan kamera awak media.

Sebelum di tahan, penyidik membawa tersangka, dengan tangan tanpa borgol ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang. Ia menggunakan mobil minibus hitam, untuk pengambilan tes usap antigen Covid-19.

Baca juga : Tragis, Tabrakan Maut Antara Motor di Tanjabbar, Pengendara Sampai Terpanggang

Dalam perkara tersebut, polisi mengamankan barang bukti milik korban. Yakni berupa satu buah bra hitam, satu buah kaos dalam, dan pakaian luar korban warna merah muda.

Akibat pelecehan seksual oleh dosen Unsri ini, tersangka di kenakan pasal berlapis.

Ia di sangkakan melanggar pasal 289 KUHP, tentang pencabulan dan perbuatan yang menyerang kehormatan kesusilaan, dengan ancaman pidana selama tujuh tahun.

Kemudian pasal 294 ayat (2) poin 1 dan 2 KUHP tentang perbuatan cabul, dengan orang yang karena jabatannya, dengan ancaman pidana penjara selama sembilan tahun.

 

Sumber : Pojoksatu.id

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube