Gas Melon di Tanjabbar Langka, Mahal Pula

TANJABBAR – Dalam beberapa Minggu terakhir, gas 3 kilogram mulai langka di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Akibatnya, masyarakat dibuat susah apabila ingin membeli gas bersubsidi tersebut. Walaupun ada, masyarakat harus bersusah payah untuk mendapatkannya.

Harga jual pertabung pun tidak sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). yang mencapai Rp 30 ribu hingga 40 ribu.

Sementara di pangkalan menjual gas kepada pelangsir antara Rp 20 hingga 23 ribu, diduga gas melon ini disalah gunakan dengan para pelangsir ke wilayah luar Kuala Tungkal dengan harga lebih tinggi.

Risma warga Kuala Tungkal mengatakan, kelangkaan ini bukanlah hal baru terjadi. Karena kata dia masyarakat pun harus antrian terlebih dahulu untuk mendapatkannya.

“Kalau tidak antrian di pangkalan akan susah untuk mendapatkannya, kadang kala stok gas belum habis Pangkalan sudah tutup,” ujar ibu 2 anak ini.

Mahalnya gas elpiji ini, juga diakui warga lainnya Yuli. Kata dia, selain langka gas elpiji juga tinggi dari harga HET

Untuk menghindari penyimpangan dan penyaluran gas yang ada di pangkalan juga mendapat perhatian khusus dari aparat penegak hukum di Tanjung Jabung Barat.

Pihak Kodim 0419/Tanjab melalui Babinsa turut berpartisipasi melakukan pengawasan di pangkalan, dengan stok gas dan jatah yang sudah cukup dan berlebih untuk wilayah kecamatan tungkal ilir.

Babinsa di wilayah Kelurahan Tungkal IV Kota, Sersan Mayor Badrul mengatakan, peredaran dan penjualan gas di pangkalan pengawasan yang di lakukan aparat penegak hukum memastikan agar gas terjual dengan merata kepada warga miskin.

“Kita bertugas untuk mengawasi pembagian atau penjualan gas. Agar semua warga yang ada di kelurahan Tungkal IV Kota dapat merata kebagian gas elpiji 3 kilo gramnya, terutama rakyat kecil yang membutuhkan.” ungkapnya.

Kata dia, karena akhir akhir ini cekcok, ribut gara gara gas di karenakan ulah pengecer yang mengambil gas secara berulang ulang, sehingga menjadi kekurangan di pangkalan.

“Sebenarnya untuk wilayah kelurahan Tungkal IV ini untuk pasokan gas di pangkalan malah berlebih, tapi di karenakan ulah pedagang akhirnya stok gas di pangkalan menjadi habis dan warga setempat pun tidak kebagian gas,” Sebutnya. (Hry)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube

You cannot copy content of this page