HUKRIM – Nasib malang tak dapat dielak gadis malang ini, saat nginap di rumah temannya. Saat di tinggal pergi pemilik rumah, gadis 15 tahun ini dilahap anak geng motor yang tak lain adalah temannya.
Ia yang termakan bujuk rayu dan janji di kasih sesuatu oleh pelaku, gadis 15 tahun ini pun dilahap sang anak geng motor, dengan buas.
Baca juga : Wacana Usulan Presiden 3 Periode, Pengamat Jambi : Mending Ngurus PEN dan Covid-19
Sebelumnya, seorang pelajar di kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, berinisial SN, 15, menjadi korban pencabulan, Jumat (18/6).
Pelakunya Tekan Korban
Pelakunya adalah rekan korban sesama anggota geng motor di Desa Terara. Tak terima ulah pelaku, korban bersama keluarganya melaporkan pelaku pencabulan ke SPKT Polres Lombok Timur, untuk diproses hukum.
Informasi yang di himpun, Rabu sebelum kejadian Jumat (18/6) sekitar pukul 09.00 WITA, SN di jemput Jrink, teman sesama geng motor di rumahnya untuk menghadiri kegiatan geng motor di Dam Pandanduri.
Usai acara tersebut, korban di ajak menghadiri resepsi pernikahan salah seorang anggota geng motor.
Setelah itu, korban meminta di antar ke rumah kawannya yang ada di Desa Terara. Sesampai di rumah temannya, korban di tinggal oleh temannya yang mengantar. Sementara korban menginap di rumah temannya.
Keesokan harinya, pelaku datang bersama kawannya ke rumah tempat korban menginap, sementara pemilik rumah justru pergi lebih dahulu meninggalkan korban dengan pelaku.
Saat pelaku duduk bersama korban, pelaku memainkan jurus rayuannya dengan mengiming-imingi dan menjanjikan korban sesuatu, asalkan korban mau melayani nafsu bejat pelaku.
Korban terbuai dengan rayuan maut pelaku, yang akhirnya aksi terlarang pun terjadi. Korban melayani nafsu bejat pelaku.
Seusai kejadian itu, korban langsung pulang dan sesampai di rumahnya korban menceritakan perbuatan pelaku kepada keluarganya.
Mendengar cerita korban, keluarga korban murka dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Lombok Timur.
Kasubag Humas Polres Lombok Timur, Iptu L Jaharuddin yang di konfirmasi membenarkan adanya laporan, terkait asusila yang menimpa anak di bawah umur ke SPKT Polres Lotim.
“Laporannya sudah di terima, dan kasusnya dalam penyelidikan guna mengungkap dan menangkap pelaku,” sebutnya.
Sumber : Jpnn.com
