Direkam Tetangga, Pria Ini Genjot Anak Kandung Berkali-Kali

BERITA VIRAL – Entah apa yang merasuki NK, pria yang tega genjot anak kandung hingga berkali-kali. Padahal, sang anak masih tergolong garis dibawah umur.

Parahnya lagi, perlakuan NK ini sampai direkam oleh tetangganya yang curiga, kepada bapak dan anak tersebut. Hingga akhirnya, dilaporkan kepada polisi.

Baca juga : Deklarasi KAMI di Jambi Dibubarkan, Presidium Sayangkan Kebijakan Satgas Covid-19

Awalnya, tetangga yang curi dengan pria yang genjot anak kandung berkali-kali ini, mengatur strategi agak bisa merekam aksi bejat lelaki itu. Hingga akhirnya berhasil, dan dilaporkan ke pihak yang berwajib.

Seperti diketahui, pelaku adalah seorang Lelaki 47 tahun, warga Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Ia tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri, yang masih bawah umur. Tak cuma sekali, aksi di luar nalar itu dilakukan berkali-kali.

NK selama ini diketahui cukup lama menduda, setelah ditinggal mati oleh istrinya.

Akibat kelakuan bejatnya itu, NK yang merupakan pekerja serabutan, kini harus mendekam di sel tahanan Polres Tuban.

Di mana, Kasus tersebut terungkap setelah aksi pencabulan anak di bawah umur itu, sempat direkam tetangganya pada Jumat (30/10/2020) lalu.

Informasi yang dihimpun, peristiwa yang menimpa SM (17), yang tidak tamat SD itu terjadi sejak akhir bulan Mei 2020 lalu.

Korban dan Ayah Tidak Pernah Ketemu

Sebelumnya, korban dan ayah kandungnya itu tidak pernah bertemu sejak kecil, setelah ibu korban meninggal dunia.

“Sejak lahir korban dirawat dan tinggal bersama dengan neneknya, karena ibu korban meninggal dunia. Selanjutnya setelah lebaran atau Hari Raya Idul Fitri kemarin, korban diantarkan ke rumah ayah kandungnya. Dan kemudian tinggal bersama pelaku,” terang AKBP Ruruh Wicaksono, Kapolres Tuban dilansir dari Suara.com

Setelah korban dan pelaku tinggal satu rumah, dari hari ke hari para tetangga pelaku curiga, lantaran melihat hubungan ayah dan anak kandungnya itu.

Pasalnya, para tetangga NK melihat jika hubungan bapak dan anaknya, yang baru beberapa bulan bersama itu lebih dari sekedar anak dan orang tua.

Warga yang merasa curiga, akhirnya secara diam-diam merekam aksi dari sang ayah, yang melakukan pencabulan. Dan persetubuhan terhadap anaknya, sendiri.

Aksi persetubuhan itu dilakukan saat dua anak kandungnya, atau saudara tiri korban sedang tidak berada di rumah.

“Warga yang curiga sempat bertanya pada pelaku, tapi saat ditanya tidak mengaku. Akhirnya warga merekam perbuatan pelaku, dan dijadikan sebagai barang bukti untuk dilaporkan ke polisi. Videonya tidak sampai disebarkan,” tambahnya.

Sementara itu, setelah mendapatkan laporan dari warga, akhirnya petugas kepolisian dari jajaran Polres Tuban langsung melakukan penyelidikan.  Sehingga menangkap pelaku di lokasi.

“Dari hasil pemeriksaan, pelaku telah melakukan pencabulan terhadap anak kandungnya itu, sebanyak enam kali di hari yang berbeda. Pelaku mengaku tega menyetubuhi korban itu, karena kalap (gelap mata). Untuk istri kedua pelaku juga sudah meninggal dunia, sekitar tiga tahun lalu,” imbuh Kapolres Tuban itu.

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033