Baru, Mobil Terbang Siap Dipasarkan, Cek Harganya Disini

BERITA OTOMOTIF – Tren baru mobil yang bisa mengudara saat ini, tengah hangat diperbincangkan di publik. Bukan hanya itu, Mobil terbang ini juga sudah siap dipasarkan loh.

Sebelumnya, Mobil terbang tampaknya bakal menjadi tren baru, dalam beberapa tahun ke depan. Pasalnya, banyak manufaktur otomotif dan perusahaan start-up, yang berlomba-lomba membuat.

Baca juga : Boikot Produk Prancis, Ini 7 Point Seruan MUI

Bahkan mereka berlomba-lomba mengembangkan mobil terbang tersebut. Saat ini, juga sudah ada produsen yang menjual mobil terbang ini siap dipasarkan secara resmi. Lalu, berapa harganya?

Samson Sky, adalah salah satu produsen yang sudah menjual mobil terbang, untuk kalangan umum. Perusahaan asal California, AS ini memasarkan mobil terbang berkapasitas dua penumpang, yang diberi nama Switchblade.

Meski banyak yang meragukan, Switchblade seharga $ 150.000 atau setara Rp 2,2 miliar diklaim laku keras. Dikabarkan sudah ada 1.313 pemesan mobil terbang, yang berasal dari puluhan negara. Serta 50 negara bagian Amerika Serikat.

Mesinnya adalah V4 berpendingin cairan turbo, bermuatan yang mampu mengeluarkan 200 dk. Mesin ini membuat mobil terbang melaju hingga kecepatan 100 km/jam, dari posisi diam dalam 6,5 detik. Dan kecepatan tertinggi lebih dari 200 km/jam.

Selain itu, Mobil terbang ini  juga dibekali tiga roda loh.

Di udara Switchblade dirancang untuk melaju dengan kecepatan 257 sampai 305 km/jam. Jarak tempuhnya di udara bisa mencapai 800 km. Mobil ini bisa terbang dengan ketinggian di atas 13.000 kaki.

Perusahaan Start-up Jepang

Selain Sky Samson, perusahaan start-up Jepang, SkyDrive, juga siap menjual produk mobil terbangnya. Mobil terbang SkyDrive ,dikatakan sudah melewati proses pengujian. Hasilnya pun diklaim positif.

SkyDrive yang berbasis di Tokyo, sudah memperkenalkan model uji mobil terbang SD-03 awal bulan ini di Toyota City, Jepang. Mobil terbang satu kursi yang didukung baterai dan empat pasang baling-baling itu, diuji dengan ketinggian hingga enam kaki di atas tanah. Dan melayang di area uji selama lima menit.

Itu adalah penerbangan berawak pertama SkyDrive, dengan model SD-03. Perusahaan yang didukung oleh Toyota, berencana untuk segera menjadikan prototipe ini, menjadi model komersial dua tempat duduk pada tahun 2023.

Selanjutnya, ini adalah jadwal yang sama yang ditargetkan oleh pemerintah Jepang, untuk meluncurkan layanan taksi terbang di kota-kota padat. Misalnya seperti Tokyo dan Osaka.

Selain kedua perusahaan tersebut, masih banyak lagi produsen mobil terbang, yang terus melakukan pengujian prototipe mobil terbang pertamanya.

Pada Januari lalu, prototipe mobil terbang Hyundai dipamerkan pada ajang Consumer Electronic Show (CES) 2020, yang berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat.

Tak hanya memperkenalkan mobil masa depannya, Hyundai juga mengumumkan ikatan kerja sama, dengan aplikasi penyedia transportasi online, Uber.

Baru-baru ini Turki juga menjadi salah satu negara, yang mengembangkan mobil terbang. Mobil terbang racikan Turki itu berhasil mengangkasa, dalam uji terbang perdananya.

Kemudian, mobil terbang bernama Cezeri itu, didesain dan dikembangkan oleh orang-orang lokal Turki.

Media lokal menyebutnya sebagai mobil terbang. Tapi, tampilannya seperti sebuah quadcopter, yang menyediakan tempat duduk untuk satu orang.

‘Mobil terbang’ ini memiliki kemampuan lepas landas, dan mendarat secara vertikal. Selama uji terbang, Cezeri diterbangkan beberapa kaki, di atas tanah melalui remote control.

Sumber : Detik.com

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page