Dilarikan ke Puskesmas, Ini Analisa Penyakit Remaja Tabir Yang 3 Bulan Terbaring

JAMBI – Usai dibawa ke Puskesmas terdekat, dan dilakukan perawatan secara intensif oleh Dokter, Salman (15) remaja malang asal Dusun Guntung Bedah Dalam, Kelurahan Dusun Baru, Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin diketahui dua terkena penyakit kurang Gizi dan Scabies.

Hal tersebut, disampaikan dr. Anton saat dijumpai awak media usai memeriksa Salman di Puskesmas Tabir, Selasa (2/4/19).

Anton mengatakan, bahwa setelah dilakukan pemeriksaan kondisi tubuh Salman terdapat gatal-gatal akibatpenyakit Scabies yang susah kronis, sehingga terjadi infeksi kulit.

“Adik tersebut yang bernama salaman (sal) saat hari pertama  di bawa ke sini, sudah sangat memprihatinkan. Melihat kondisinya, ia demam kurang lebih selama tiga bulan, dan kondisi fisiknyapun sangat kurus. Disampaikan  pihak keluarga, adik Sal tidak mau makan, dan setelah kami  periksa seluruh tubuhnya terdapat gatal-gatal yang disebabkan penyakit Scabies (Tungau kutu). Itupun sudah kronis, sehingga infeksi kulit.” terangnya.

Dirinya juga menyebut, bahwa faktor penyebab penyakit yang dialami remaja malang asal Tabir ini, dikarenakan kurangnya keberbihan, baik dari dirinya sendri maupun lingkungan sekitarnya.

“Penyakit ini juga bisa menular, dan efeknya bisa menimbulkan nafsu makan berkurang ataupun  tidak mau makan sama sekali. Sehingga nutrisi yang masuk ke tubuh si pasien sangat kurang, dan berdampak kepada  kurang gizi si pasien.” tambahnya lagi.

Oleh karena itu, akibat sudah lama dibiarkan bahkan sampai 3 bulan, membuat kondisi Sal semakin parah. Ditambah lagi, selama itu tidak ada dilakukan pengobatan yang layak, sehingga daya tahan tubuhnya menjadi lemah.

Kendati demikian, penyakit yang diderita remaja malang itu masih punya harapan untuk disembuhkan, hanya saja perlu proses dalam pemyebuhanya.

“Langkah pertama Yang akan kita lakukan, menangani penyakit yang di derita Salaman (Sal) memperbaiki gizinya, dan memulihkan berat badannya  berbarengan dengan  mengobati penyakit Scabies  yang saat ini sangat menganggu kondisi si pasien.” Imbuh Anton.

Dokter itu berharap, dengan adanya kerja sama yang baik dari pihak Pemerintahan Daerah, semoga perawatan dan pengobatan Salaman dapat berjalan dengan baik dan lancar.

“Alhamdulillah keadaan di hari kedua sipasien  sudah mau makan, dan beransur baik. Kita juga akan intensif memulihkan keadaan fisik, dan gizi adik Salman tersebut.” pungkasnya. (Red)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033