Diguyur Hujan Deras, Merangin Darurat Bencana

MERANGIN- Tingginya intensitas hujan yang mengguyur Kabupaten Merangin dari pagi hingga siang, Rabu (27/2), mengakibatkan longsor, salah satunya di Desa Kungkai, Bangko. Selain robohnya tiang listrik, serta beberapa tempat yang mengalami kebanjiran.

Bencana longsor di Desa Kungkai menyebabkan terputusnya jalan satu-satunya penghubung Desa dan Dusun Kungkai seberang.

Sejumlah warga yang hendak keladang atau kekebun miliknya mengeluh. “Semoga pemerintah desa, cepat tanggap dalam hal ini. Apa dengan cara bergotong royong, maupun dengan cara lainnya,” ungkap Bodi, warga sekitar.

Sementara, Ketua BPD Kungkai, Aan mengatakan, bahwa  dia telah berupaya menelpon Kepala Desa Kungkai, Sapardi namun tidak diangkat.

“Semoga ada upaya dari pemerintah desa, saya juga telah menelpon Kepala Desa  tapi tidak diangkat,” ujarnya.

Sementara robohnya tiang listrik terjadi di ruas jalan nasional Bangko-Kerinci, Km 07 Desa Kungkai, Bangko.

“Akibatnya dua tiang listrik roboh dan menimpa jalan, saat ini petugas kita sudah dilokasi untuk melakukan evauasi tiang yang roboh, dan perbaikan jaringan PLN,” ungkap Heru, yang tak lain Manager Unit Pelayanan Pelanggan PLN Rayon Bangko.

“Saat ini petugas kita sudah dilokasi untuk melakukan evauasi tiang yang roboh, dan perbaikan jaringan PLN,” lanjut Heru.

Sedangkan banjir yang terjadi terpantau di emperan toko di Pasar Bawah, Bangko. Momen ini sempat diposting oleh akun Facebook (FB) atas nama Aax Goes, Rabu pagi (27/2) atau sekitar pukul 10.00 WIB.

Kepala BPBD Merangin, Mardanysah Saidi, mengatakan, terkait penanggulangan bencana ini pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, salah satunya Dinas PUPR.

“Seperti penyiapan alat berat pada titik-titik rawan longsor, sehingga saat terjadi,” ujarnya.

Lebih lanjut Mardiansyah menghimbau agar masyarakat yang berada di titik-titik bencana untuk tetap waspada.

“Kepada masyarakat untuk selalu tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang ditimbulkan peningkatan curah hujan tinggi yang disertai dengan angin kencang, karena hampir semua wilayah di Merangin itu masuk dalam zona rawan longsor dan banjir,” lanjutnya.

(edo)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033