Dibalik Mundurnya Kepala DLH Provinsi, Beredar Surat Dari Universitas Indonesia

JAMBI – Kabar soal perombakan kabinet Jambi Tuntas terjawab sudah setelah berlangsungnya pelantikan, Senin (25/11/2019) di Rumah Dinas Gubernur. 3 pejabat Non Job, 3 turun jabatan dan 1 mengundurkan diri.

Nama terakhir, Kadis DLH Provinsi Jambi, Evi Fatmawati memilih mengundurkan diri. Sebagaimana kabar yang beredar, istri tercinta Agus Roni itu ternyata bukan dicopot tapi sudah mengundurkan diri dari jabatannya.

“Atas permintaan pribadi,” ungkap Karo Humas Pemprov Jambi, Johansyah menjawab pertanyaan awak media usia pelantikan.

Sedangkan 3 pejabat lainnya yakni Kepala BKD Husairi, Kadis Pendidikan Agus Heriyanto dan Karo Kesramas resmi Non Job.

Masih dikatakan Johansyah, Kadis DLH mengundurkan diri karena telah diterima sebagai dosen tetap Universitas Indonesia (UI).

“Bukan di Non Job, tapi dia mengundurkan diri. Karena sudah jadi dosen tetap,” katanya.

Surat dari Universitas Indonesia

Sementara itu, Dinamikajambi.com mendapatkan surat terkait hal tersebut. Dimana dalam isi surat menyebutkan bahwa, Evi Darmawati diterima menjadi PNS dosen di Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia, Kementerian riset teknologi dan pendidikan tinggi.

Selain itu, dalam surat itu juga tertera permohonan resmi usulan pihak kampus, yang meminta agar Evi Darmawati dialihkan status PNS Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jambi, menjadi Dosen PNS di Universitas Indonesia (UI).

Disisi lain, Johansyah saat dikonfirmasi pun juga biang untuk mengisi kekosongan jabatan, akan ada Pelaksana Tugas (Plt) yang secepatnya diproses.

Tak hanya itu, Johansyah juga menyatakan, ada kepala OPD yang dibebas tugaskan.

“Plt sudah ditunjuk, untuk Kepala BKD, Plt-nya Fahri, Kesramas Plt-nya Topik dan Kadisdik Plt-nya Kadishub Varial,” pungkasnya.

Total ada 7 jabatan yang bergeser kepemimpinan dalam pelantikan kali ini. Sekretaris Dewan DPRD Provinsi, Emi Nopisah yang tak hadir lantaran menjalankan tugas, sedianya dilantik untuk kali 2. Bilang Johansyah, ini sesuai dengan aturan dimana pejabat yang sudah memangku jabatan 5 tahun, musti dilantik lagi. (Red)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033