JAMBI – Pengajian di Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Fallah yang berada di Talang Bakung, Kota Jambi pada akhir pekan lalu, diramaikan dengan kehadiran KH Agus Sabuth Panoto Projo.
Sosok yang lebih dikenal dengan Gus Sabuth ini, merupakan putra pendiri sekaligus pengarang Sema’an Alquran dan Dzikrul Ghofilin, KH Chamim Djazuli atau lebih dikenal Gus Miek.
Kehadiran Gus Sabuth yang berasal dari Kediri, Jawa Timur ini, memberikan banyak hikmah pada jamaah.
Gus Sabuth menceritakan hikmah dan tujuan dari Zhikul Ghofilin yang pada tahun 1989, Almarhum Abdurrahman Wahid, mantan Presiden RI, pernah bertamu kepada Gus Miek.
Beliau bertanya mengenai tujuan di dirikannya Semaan Al-qur’an dan Dzikrul Ghofilin. Gus Miek menjawab karena pada akhir zaman nanti, banyak dari kalangan manusia yang hidupnya penuh kegalauan.
“Sema’an Al-qur’an dan dzikrul ghofilin menjadi jembatan pengobat,” sampainya. (Tr01)
