Dewan Tinjau ke Lapangan, Pemukulan Siswa di Sarolangun Sudah Damai

JAMBI – Terkait pemukulan terhadap Betaria Soneta binti Jhon Karim, salah satu siswi kelas X4 SMAN 7 Sarolangun yang dikakuka oleh temannya beberapa waktu lalu, akhirnya anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi, Evi Suherman tinjau ke lapangan.

Saat dirinya tinjau ke lapangan, wakil rakyat asli Sarolangun itu mendapat informasi bahwa, perkara pemukulan siswa tersebut sudah damai.

“Jadi kitabsudah tinjau kelapangan, dari kedua belah pihak, dari informasinya sudah damai.” kata Evi saat dijumpai Dinamikajambi.com di gedung DPRD Provinsi Jambi, Senin (16/9/19).

Berita lain : Pemukulan Siswa di Sarolangun, Dewan Minta Pihak Sekolah Bertanggungjawab

Dirinya juga menambahkan, bahwa sepertinyang disampaikannya beberapa waktu lalu, pihak sekolah memang harus menjadi penengah diantara kedua belah pihak dalam menyelesaikannya perkara tersebut.

Sehingga dengan begitu, kedua belah pihak antara yang memukul dan memukul didudukkan dalam satu ruang untuk dilakukan mediasi.

“Artinya itu kan masih dalam perkara masih di area sekolah. Jadi pihak sekolah berkewajiban untuk melakukan mediasi Anatar pemukul, dan yang dipukul. Maklumlah kan ini masih remaja, diabawah umur 17 dan 14 tahun. Kenalan remajanya masih kuat.” pungkasnya.

Sebelumnya diketahui, Betaria Soneta ini terdapat luka lebam dibagian wajahnya, saat sepulangnya dari sekolah. Perkara ini pun sudah beberapa hari, dilakukan upaya penyelesaian dan masih terus berlanjut. Hingga akhirnya, korban melaporkan ke pihak kepolisian, dan ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Rabu (11/09/2019) kemarin.

(Nrs)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page