Depresi Hidup ‘Menjomblo’, Novi Nekat Sayat Dada Sendiri

BERITA VIRAL – Di duga karena depresi hidup sebatang kara alias ‘menjomblo’ sejak di tinggal keluarganya, seorang pria bernama Novi ini nekat akhiri hidupnya dengan sayat dada sendiri. Tak ayal, hal ini pun sontak buat geger warga setempat, Kmis (21/01/2021).

Awalnya, Ia yang di duga depresi hidup ‘Menjomblo’, Novi yang kerap coba bunuh diri dengan  sayat dada ini, sudah di ketahui oleh warga sekitar tempat tinggalnya. Namun, lama-lama kelamaan hal ini di nilai buat resah masyakarat. Sehingga, di laporkan kepada pihak kepolisian.

Baca juga : Dijanjikan Semangkuk Tekwan, Seorang Gadis di Jambi Digasak Kakek di Kebun Karet

Naasnya, saat polisi ke lokasi, benar si pria ini sudah tergeletak dengan berlumuran darah. Dan langsung di larikan ke rumah sakit.

Sebelumnya, seorang pria di Jombang Jawa Timur di temukan dengan kondisi berlumuran darah, akibat sayatan di dadanya. Namanya Noviyanto, (35), warga Dusun Gedangan, Desa Kedunglumpang, Kecamatan Mojoagung.

Novi nekad melakukan percobaan bunuh diri, dengan melukai dirinya sendiri dengan cara menyayatkan kater pada bagian dadanya, secara berulang ulang, Rabu (20/01/2021).

Beruntung, percobaan bunuh diri ini berhasil di gagalkan warga, sehingga nyawanya berhasil di selamatkan. Hanya saja, kejadian yang menimpa Novi ini sudah berulang, sehingga warga kemudian melaporkannya ke kantor polisi.

Novi di Bawa Ke Puskesmas

Mendapat laporan dari warga masyarakat, kemudian anggota Polsek Mojoagung, datang untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Korban lalu di bawa ke Puskesmas setempat, untuk di lakukan perawatan medis.

“Korban masih dalam keadaan hidup dan sadar, dengan kondisi penuh luka pada bagian dada. Sekarang korban sudah di rujuk ke RSUD Jombang,” kata Kapolsek Mojoagung, Kompol Paidi seperti di kutip dari suaraindonesia.co.id jejaring media suara.com, Rabu siang (20/1/2021).

Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan bahwa Noviyanto di temukan warga dalam keadaan tergeletak, dan terkapar di area persawahan desa setempat sekitar pukul 11.30 WIB. Korban pada saat itu, dalam keadaan luka serius di bagian dadanya.

Hal itu di perkuat keterangan sejumlah saksi, yang sehari sebelumnya mengetahui korban sedang kambuh. Lalu berlari menuju ke belakang rumah, dengan kondisi dada berdarah.

“Setelah itu warga mencarinya dan menemukannya tergeletak di sawah. Waktu di temukan, korban dalam keadaan luka berat di karenakan melukai diri sendiri menggunakan kater. Korban di duga depresinya kambuh,” terang Kapolsek.

Kuat dugaan, korban depresi di karenakan selama ini hidup sebatang kara, dan menumpang di rumah orang lain. Hal itu lantaran kedua orang tua korban sudah lama berpisah, dan keberadaan ayahnya tidak di ketahui.

 

SumberSuara.com

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page