BERITA JAMBI – Gelombang Aksi Demo Mahasiswa Serentak 11 April, turut terjadi di Provinsi Jambi. Mahasiswa tuntut soal kenaikan harga BBM, begini tanggapan Gubernur Jambi, Al Haris.
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Jambi (PMII, GMNI, GMKI, PMKRI, IMM, KAMMI), lakukan aksi di Kantor Gubernur Jambi. Pada aksi tersebut, mahasiswa membawa 4 poin tuntutan.
Dari menolak penundaan Pemilu, kenaikan harga BBM dan minyak goreng, hingga menyoroti aparat Keamanan saat aksi menyambut Presiden RI beberapa waktu lalu.
Terkhusus pada kenaikan harga BBM Pertamax, Haris menuturkan, hal itu merupakan imbas dari perang Rusia-Ukraina, yang berpengaruh terhadap pasar minyak dunia.
“Perang Ukraina Rusia, berdampak dengan minyak dunia. Karena, kita masih bergantung kepada komoditas minyak luar negeri,” ungkapnya, Senin (11/04/2022) saat demo 11 April di Jambi.
Minyak Goreng
Selanjutnya, terkait dengan tuntutan kenaikan harga minyak goreng, Ia menambahkan, saat ini ketersediaan stok minyak goreng dipastikan aman.
Baca Juga : Demo Sampai Masuk Rumah Sakit, Mahasiswa Lapor Propam Polda Jambi
Berita Video : Dulu Viral, Wisata Taman Batu di Merangin Kondisinya Mengkhawatirkan
Yang mana, selain lakukan operasi pasar, pihaknya juga telah memastikan sejumlah perusahaan untuk memprioritaskan ketersediaan minyak goreng di Provinsi Jambi.
Untuk itu, Gubernur berharap masyarakat Jambi tak perlu gusar terhadap persoalan ketersediaan minyak goreng.
“Soal minyak goreng, ada salah satu perusahaan yang mampu mencukupi kebutuhan minyak goreng di Jambi.” bebernya.
Sekedar informasi, gelombang aksi demo 11 April tak hanya berlangsung di Jambi. Aksi juga berlangsung di Ibukota, dan di provinsi, kabupaten dan kota.
(Rpa)
