BERITA JAMBI – Kadis rela batal Umroh demi ribuan UMKM di Jambi. Ia merelakan sang istri pergi, ketimbang melihat ribuan usaha pemula gigit jari.
Begitulah perjuangan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jambi, Hamdan yang baru-baru ini menyalurkan bantuan usaha dari Dumisake UMKM 2022 di Merangin.
“Seharusnya saya ini sudah umroh,” katanya pada media ini.
Cerita ini terungkap oleh Khafid Moein, anggota DPRD Provinsi Jambi yang hadir dalam penyerahan bantuan Dumisake UMKM langsung oleh Gubernur Jambi.
Hamdan kemudian mengungkapkan bagaimana Ia harus mengurusi 10 ribu berkas usulan bantuan yang disalurkan di 11 kabupaten/kota.
“Bayangkan, 10 ribu berkas. Setebal ini na,” katanya dengan tangan mengungkapkan suatu bentuk.
Tumpukan berkas itu datang dari berbagai usulan, kelompok dan lainnya. Seleksi pun dilakukan, hingga ke kisaran 1000 penerima.
“Kota Jambi penerima terbanyak, 247 UMKM. Merangin 174 penerima bantuan,” katanya.
Selain Kota Jambi dan Merangin, Muaro Bungo dan Sarolangun sudah tersalurkan bantuan yang launching di Kerinci dan Sungai Penuh itu.
Nah, dari banyak kabupaten yang sudah tersalurkan itu, terungkap sebuah pengorbanan dari Hamdan, birokrat asal Tebo ini.
Kadis Ini Rela Batal Umroh
Bantuan Dumisake UMKM ini, sempat molor hingga akhirnya masuk di APBD-P Provinsi Jambi 2022. Dari Oktober, hingga akhirnya Desember barulah disalurkan secara simbolis oleh Gubernur Jambi, Al Haris.
Baca Juga : 174 UKM di Merangin Terima Bantuan Dumisake UMKM
Dari proses tersebut, Ia harus merelakan umroh bersama istri tercintanya. Kadis rela batal Umroh, agar ribuan UMKM di Jambi mendapatkan bantuan.
“Akhirnya, istri saya yang berangkat,” katanya tersenyum.
Jika saja Ia berangkat, bisa terbayangkan, bagaimana nasib ribuan usaha di Jambi itu?
