MUARO JAMBI – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kembali menjadi panggung politik bagi Masnah Busro. Putri terbaik Kumpeh ini berpasangan dengan Bambang Bayu Suseno (BBS) di Pemilihan Bupati (Pilbup) Muaro Jambi 2017 mendatang.
Namun demikian, suksesi kandidat kuat yang kerap disebut MB3 itu rupanya sempat ditahan. Satu-satunya wakil kaum perempuan ini diminta untuk tidak ikut bertarung di Pilbup yang digelar 15 Februari 2017 itu.
“Ado yang menyarankan sayo dak usah maju. Enaklah duduk di DPRD Provinsi Jambi. Iyo kalau menang. Kalau kalah?,” ungkap Masnah dalam suatu kegiatan memenuhi undangan warga.
Meski diminta tidak maju, lanjut Masnah, kepentingan para pendukung lebih penting. Ia mempertimbangkan dan lantas memutuskan untuk bertarung merebut tampuk kekuasaan tertinggi di Bumi Sailun Salimbai. Sekalipun mempertaruhkan kursi empuk di DPRD Provinsi Jambi.
“Memang iyo, yang biso kito buat ado pembangunan. Misalnyo jalan. Tapi pembangunan inidari Pemerintah Provinsi. Seperti misal jalan rigit beton di Kumpeh Ilir yang Insyaallah dibangun 2017. Tapi yo, di DPRD Provinsi Jambi tu banyak yang mewakili,” kata Masnah.
Kemudian, sambungnya, keinginannnya maju di pesta demokrasi 5 tahunan itu tak lain untuk Muaro Jambi. Bilangnya, tanah kelahirannya ini harus lebih baik dari perkembangan saat ini.
“Cuma sayo bilang, Muaro Jambi ko harus maju. Kampung sayo ko harus maju. Ado keterwakilan. Khususnyo kumpeh, kito harus ado wakil. Baik di pemerintahan, atau di DPRD.” tandasnya.
